Rabu, 08 Februari 2023

KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA 28 ke 14

 

KBMN PGRI 28 KE 14

Rabu, 8 Pebruari 2023



KONSEP BUKU NONFIKSI


Oleh                     :  Soelistijani
Resume               : 14
Gelombang -       : 28
Tanggal                : 8 Pebruari 2023
Tema                    : Konsep Buku Nonfiksi
Nara Sumber      : Musiin,M.Pd
Moderator           : Yandri Novitasari,M.Pd


     Tidak ada kata yang pantas kami ucapkan selain rasa syukur yang mendalam kepada Allah Yang Maha Kuasa. Trimakasih kepada Tim Solid OM Jay. Akhirnya malam ini sampai pada pertemuan yang ke-14. Kebersamaan yang sangat luarbiasa saya rasakan dikelas menulis KBMN 28 . Kelas yang tiada pernah sepi dan mati.
     
    Pada pertemuan ke -14 ini materi yang akan disampaikan adalah Konep Buku Nonfiksi dengan Narasumber Ibu Musiin,M.Pd dan moderator Ibu Yandri Novitasari,M.Pd. Materi ini sangat menarik bagi saya karena saya ingin memahami lebih dalam tentang cara menulis buku nonfiksi, mulai dari tatacara penulisan,gaya bahasa dan lainya.
 
    Ibu Musiin sarjana IKIP Malang 1994, Magister Pendidikan 2009 dan Short Course SEAMEO,  RELC Sngapore 2015, dengan segudang peran dan melahirkan banyak karya.





Inilah motivasi Ibu MUsiin dalam menulis, beliau juga mengawali menulis dari nol, kemudian tergabung dalam kelas menulis yang akhirnya sukses melahirkan banyak karya







     Pengertian tulisan non fiksi adalah karya tulisan yang bersifat baku dan berdasarkan fakta. Tulisan yang memberikan informasi tentang fenomena fenomena aktual yang terjadi yang dapat dibuktikan sumber kebenaranya dengan empirik
Tulisan ini bersifat objektif dan berbasis data dan fakta.
Bahasa yang digunakan juga bersifat denotatif, apa adanya.


Dalam penulisan buku nonfiksi ada 3 pola yakni:
1. Pola Hierarkis (Buku disusun berdasarkan tahapan dari mudah ke sulit atau dari sederhana ke rumit) 
Contoh: Buku Pelajaran
2. Pola Prosedural (Buku disusun berdasarkan urutan proses.
Contoh: Buku Panduan
3. Pola Klaster (Buku disusun secara poin per poin atau butir per butir. Pola ini diterapkan  pada buku-buku kumpulan tulisan atau kumpulan bab yang dalam hal ini antarbab setara)





Proses penulisan buku nonfiksi terdiri dari 5  langkah, yakni
1. Pratulis
2. Menulis Draf
3. Merevisi Draf
4. Menyunting Naskah
5. Menerbitkan

Langkah Pertama
 Pratulis

1. Menentukan tema
2. Menemukan ide
3. Merencanakan jenis tulisan
4. Mengumpulkan bahan tulisan
5. Bertukar pikiran
6. Menyusun daftar
7. Meriset
8. Membuat Mind Mapping
9. Menyusun kerangka
Tema bisa ditentukan satu saja dalam sebuah buku. Tema dari buku nonfiksi adalah parenting, pendidikan, motivasi dll.
Untuk melanjutkan dari tema menjadi sebuah ide yang menarik, penulis bisa mendapatkan dari berbagai hal, contohnya 
1. Pengalaman pribadi
2. Pengalaman orang lain
3. Berita di media massa
4. Status Facebook/Twitter/Whatsapp/Instagram
5. Imajinasi
6. Mengamati lingkungan
7. Perenungan
8. Membaca buku
9. Survey
10. Wawancara

Artinya, kita tidak akan bisa menulis dengan bagus, jika kita tidak pernah membaca dan mengupdate pengetahuan kita







Referensi penulisan buku bisa dari sumber berikut ini.
1 . Pengetahuan yang diperoleh secara formal , nonformal , atau informal ;
2. Keterampilan yang diperoleh secara formal , nonformal , atau informal ;
3. Pengalaman yang diperoleh sejak balita hingga saat ini ;
4. Penemuan yang telah didapatkan.
5. Pemikiran yang telah direnungkan

Tahap berikutnya membuat kerangka.Kerangka ini beliau memberikan contoh yang di ajukan ke Prof. Eko dan disetujui untuk melanjutkan ke proses penulisan.

BAB 1 Penggunaan Internet Di Indonesia
A. Pembagian Generasi Pengguna Internet
B. Karakteristik Generasi Dalam Berinternet

BAB 2 Media Sosial
A. Media Sosial
B. UU ITE
C. Kejahatan di Media Sosial

BAB 3 Literasi Digital
A. Pengertian
B. Elemen
C. Pengembangan
D. Kerangka Literasi Digital
E. Level Kompetensi Literasi Digital
F. Manfaat
G. Penerapan Literasi Digital Pada Lintas Geerasi
H. Kewargaan Digital

BAB 4 Ekosistem Literasi Digital Di Nusantara
A. Keluarga
B. Sekolah
C. Masyarakat

BAB 5 Literasi Digital Untuk Membangun Digital Mindset Warganet +62
A. Perkembangan Gerakan Literasi Digital Di Indonesia
B. Literasi Digital Tanpa Digital Mindset Di Indonesia
C. Membangun Digital Mindset Warganet +62

      Adapun anatomi buku nonfiksi adalah sebagai berikut
Anotomi Buku Nonfiksi
1. Halaman Judul
2. Halaman Persembahan (OPSIONAL)
3. Halaman Daftar Isi
4. Halaman Kata Pengantar (OPSIONAL, minta kepada tokoh yang berpengaruh)
5. Halaman Prakata
6. Halaman Ucapan Terima Kasih (OPSIONAL)
7. Bagian /Bab
8. Halaman Lampiran (OPSIONAL)
9. Halaman Glosarium
10. Halaman Daftar Pustaka
11. Halaman Indeks
12. Halaman Tentang Penulis




Untuk merefisi draf kita bisa melakukan proofreading yaitu membaca ulang naskah tulisan yang sudah selesai kita tulis, untu kemudian dikoreksi ulang


Kemudian kita sesuaikan baik ejaan, tatabahasa, diksi, data dan fakta serta legalitas dan norma




Untuk mencari bahan tulisan kita bisa mencari bahan yang treding topik. Untuk mengetahui treding topik bisa di cek di google trend.





Ini contoh penelusuran di google trend.
      
    Demikian materi tentang Konsep Buku Nonfiksi, materi yang bagus, lugas dan sangat bermakna. Trimakasih kepada Narasumber Ibu Musiin, M.Pd. dan moderator Ibu Yandri

Salam Literasi




2 komentar:

LOMBA BLOG RAMADHAN DAY - 3

 LBR DAY -3  Sabtu, 25 Maret 2023 RAMADHAN SYAHRUL QUR'AN شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَ بَيِّنَ...