Jumat, 24 Maret 2023

LOMBA BLOG RAMADHAN DAY - 3

 LBR DAY -3 

Sabtu, 25 Maret 2023

RAMADHAN SYAHRUL QUR'AN


شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَ بَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَ الْفُرْقَانِ

Bulan Ramadhan yang di dalamnya –mulai- diturunkannya Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan keterangan-keterangan yang nyata yang menunjuk kepada kebenaran, yang membedakan antara yang haq dan yang bathil.” (QS Al-Baqarah: 185)

© 2023 muslim.or.id
Sumber: https://muslim.or.id/21887-bulan-al-quran.html

Bulan Ramadhan adalah bulan Al-quran, karena pada bulan inilah pertama kali Al-Qur'an diturunkan. Al-Qur'an adalah sumber keutamaan bagi umat islam, merupakan petunjuk jalan kebenaran, merupakan rahmat, kemuliaan yang membawa keselamatan baik didunia maupun diakhirat.Barangsiapa yang ingin hidupnya mulia maka tidak ada jalan lain kecuali mentaati aturan Allah Sang Khaliq dengan cara mempelajari Al-Qur'an dan menjadikan Rasulullah sebagai panutan dengan cara mempelajari hadist hadist serta meneladani dalam kehidupan sehari hari, membaca sejarah Rasulullah juga menjadi salah satu cara mengetahui cara dan gaya hidup Rasulullah.

Bulan Ramadhan menjadi momen penting bagi umat islam untuk menguatkan cintanya kepada sang pencipta melalui kedekatan dengan Al Qur'an. Bukti cinta kita kepada Allah adalah seberapa interaksi kita dengan Al-Quran, seberapa paham kita dengan Al-Qur'an seberapa banyak kita mengamalkan Al-Qu'an. Pengakuan cinta kepada Allah menjadi terwujud manakala kita senantiasa bersama dengan apa apa yang menjadi kecintaan yang kita cintai. Mendahulukan segala keinginan hanya kepada keinginan yang dicintai. dan taat hanya kepada yang paling kita cintai. Ketika kita mampu menempatkan Allah sebagai ketaatan, kecintaan tertinggi, maka inilah yang dinamakan keimanan yang tinggi dan kecintaan yang murni.
Bagaiman cara kita agar semakin dekat dengan Al-Quran?.
1. Tilawatul Qur'an
Interaksi paling mudah adalah dengan membaca Al-Qur'an. Bacalah sesering dan sebanyak mungkin.Karena membaca Al-Quran setiap hurufnya bernilai, apalagi dibulan Ramadhan, Allah akan melipatgandakan pahalanya. Dengan banyak membaca Al-Qur'an akan membuat hati semakin bersih, pikiran tenang, lisan lebih terjaga. Dalam Al-Quran Allah berfirman dan bacalah Al-Quran dengan tartil, agar dengan perlahan bisa mendatangkan perenungan, pemikiran, bisa menggerakan kalbu, beribadah dengan tanda-tanda kebesaran Allah.

Bagaimana jika bacaanya belum benar? Sebagai umat muslim wajib baginya  membaca Al-Quran dengan benar. Maksudnya membaca Al-Qur'an sesuai dengan kaidah kaidah dalam membaca Al-Quran Karena itu upaya mempelajari dan  memperdalam harus kita lakukan agar bacaan kita benar. apalagi bacaan Al-Qur'an kita gunakan dalam ibadah sholat. Intinya tidak ada kata terlambat dalam belajar, dan setiap upaya tidak akan menghianati hasil, dan Allah akan menghitung setiap upaya yang kita lakukan

2. Tadabur Al-Quran
Tadabur Al-Quran adalah upaya kita untuk semakin memahami apa yang kita baca, sehingga memudahkan untuk mengamalkan

Ada tiga unsur penting dalam tadabbur Al-Quran:

  • Membaca Al-Quran dengan lidah
  • Memahami dengan akal pikiran apa yang dibaca
  • Menghayati dengan hati apa yang dibaca dan mengamalkannya dengan seluruh anggota tubuh terhadap apa yang dituntut oleh Al-Quran.

Tujuan tadabur Al-qur,an adalah agar pikiran memahami sehingga hati terasa khusyuk dan raga bisa mengamalkan apa yang sudah dipahami

3. Tahfidz Al-Quran
Untuk melekatkan Al-Quran dalam hati dan fikiran salah satu caranya adalah dengan menghafalkan Al-Quran. Bisa kita bayangkan berapa pahala yang kita dapatkan saat kita menghafalkan Al-Quran. Karena setiap ayat yang kita hafal tidak mungkin satu kali baca langsung hafal. Butuh pengulangan sesering mungkin untuk menghafal. Jika Al-Quran sudah dihafal diharapkan Al-Quran menjadi gaya hidup, pedoman hidup bagi para penghafalnya.

4. Mengamalkan isi kandungan Al-Quran
Mengamalkan Al-Quran menjadi bukti bahwa kita sudah memahami Al-Quran dan mentaati apa apa yang Allah perintahkan. Dalam mengamalkan Al-Qur'an butuh proses dan kesabaran. Sedikit demi sedikit asalkan konsisten, maka lama lama juga akan bertambah. Yang perlu kita jaga adalah ke istiqomahan dalam melaksanakan.

5. Mendakwahkan
Mendakwahkan Al-Quran menjadi bagian tersebarnya kebaikan dimuka bumi. 

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ اْلقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

 (HR Bukhari)  

Artinya: Sebaik-baik orang di antara kamu adalah orang yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya.

Mari jadikan bulan  ramadhan sarana untuk semakin dekat kepada Allah melalui interaksi kita dengan Al-Qur'an

Semoga kita semua menjadi ahlul Qur'an.


LBR Day - 3

Sabtu, 25 Maret 2023

By Soelistijani









Kamis, 23 Maret 2023

LOMBA BLOG RAMADHAN DAY-2

 LBR DAY-2

Jum'at, 24 Maret 2023 

RAMADHAN BULAN KEUTAMAAN


Ramadhan bulan yang sangat ditunggu bagi berjuta umat islam,. Banyak keistimewaan yang kita rasakan, banyak manfaat yang kita dapatkan. Sampai sampai penamaan bulan ramadhan ini sangat banyak. Penamaan ini ada hubunganya dengan keutamaan yang ada didalamnya. Keutamaan itu akan didaptkan dengan mudah jika puasa dilaksanakan sesuai dengan kaidah yang sudah disampaikan. 

Apa saja penamaan bulan Ramadhan?

1. Syahrul ‘ibadah (Bulan Ibadah).

Bulan ramadhan dinamakan bulan ibadah karena kuantitas ibadah umat Islam pada bulan Ramdhan berlipat kali banyaknya dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Salah satu yang kita rasakan ketika bulan rammadhan adalah pelaksanaan sholat tarawih. Sholat tarawih ini hanya ada dibulan Ramadhan. Belum lagi ibadah sunah yang lain misalnya sedekah, infaq, berbagi takjil, berbagi santunan dengan yatim dan dhuafa. Pelipatgandaan pahala ini menjadi semangat tersendiri bagi umat muslim untuk kemudian berlomba lomba dalam pelaksanaanya. Harapan yang ingin dicapai adalah adanya rahmat, ampunan dan terbebaskanya dari api neraka.

Hal ini disampaikan oleh Rasulullah SAW:

“Dari Salman Al-Farisi ra. berkata : Rasulullah saw. memberi khutbah kepada kami di hari akhir dari bulan Sya’ban dan bersabda : “Hai sekalian manusia akan datang bulan yang agung (Ramadhan) yaitu bulan yang penuh berkah di dalamnya. Dalam bulan itu ada malam yang mulia (lailatul qadr)yang lebih utama dari pada seribu bulan. Allah telah mewajibkan puasa di bulan itu, dan shalat tarawih di malamnya sebagai ibadah sunah. Barang siapa yang melakukan kebaikan (ibadah sunah) di bulan itu pahalanya seperti melakukan ibadah wajib dibanding bulan yang lainnya. Dan barang siapa melakukan kewajiban di dalamnya, maka pahalanya seperti melakukan 70 kewajiban dibanding bulan lainnya. Bulan Ramadhan adalah bulan ditambahnya rizki orang mukmin, bulan di awalnya menjadi rahmat, di tengahnya menjadi ampunan dan di akhirnya merupakan kebebasan dari neraka,” (HR. Ibnu Huzaimah)”

2. Syahrul Qur’an (Bulan Al-Qur’an)

Disebut demikian karena Al-Qur’an pertama kali diturunkan pada bulan Ramadhan. Hal itu seperti tercantum dalam Firman Allah berikut ini:

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu,” (QS. Al Baqarah [2] : 185).

Alqur'an bagi seorang muslim adalah petunjuk hidup, Al-quran yang didalamnya berisi tuntunan hidup yang lengkap, bagaiman manusia beribadah, bagaimana manusia bermasyarakayt bagaimana masyarakat berkeluarga, memilih pasangan bahkan sampai bernegara semua ada dalam Al-Qur'an. Karena itu al-Quran sebagai mukjizat yang ketika membacanya berpahala, apalagi sampai pada menghafalkan dan mengamalkan. Bulan Romadhon menjadi momen penting bagi umat islam untuk senantiasa membersamai Al-Qur'an dengan cara tilawatul Qur'an, Tahfidzul Qur,an dan mengamalkan Al qur'an dalam kehidupan sehari hari.

3. Syahrul Rahmah (Bulan Penuh Rahmat)

Pada bulan ini Allah menurunkan banyak Rahmat. Siapa yang tidak mendapat rahmat pada bulan Ramadhan maka orang itu termasuk orang yang celaka.

Hal itu sebagaimana sabda Rasulullah SAW :

“Telah datang kepadamu bulan Ramdahan, bulan yang penuh berkah, Allah meliputi kalian di dalam bulan tersebut, rahmat diturunkan, dosa-dosa dihapuskan dan do’a-do’a dikabulakan. Allah akan melihat kalian semua berlomba-lomba di dalam bulan itu, maka Dia merasa bangga terhadap kalian dan para malaikat. Maka perlihatkanlah segala macam kebaikan diri kalian di hadapan Allah. Sebab orang yang celaka adalah orang yang terhalang mendapatkan rahmat Allah pada bulan tersebut,” (HR. Ath Thabrani).

Bulan Ramadhan menjadi kesempatan besar bagi umat mukmin untuk mendapatkan rahmat dari Alloh SWT. Berlomba dalam kebaikan, menjauhi segala maksiat dan menggunakan waktu semaksimal mungkin untuk mendulang pahala dihadapan Allah SWT.


4. Syahrul Mubarak (Bulan Keberkahan)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, bahwa sesungguhnya Rasulullah bersabda:

“Ketika datang bulan Ramadhan: Sungguh telah datang kepadamu bulan yang penuh berkah, diwajibkan atas kamu utnuk puasa, dalam bulan ini pintu syurga dibuka, pintu neraka ditutup, setan-setan dibelenggu,” (HR. Ahmad, An Nasai dan Baihaqy. Hadits shahih Lighairihi).

Keberkahan ini membuat hamba Allah semakin taqwa kepadanya. Taqwa menjadi modal dasar bagi umat mukmin untuk menjalani hidup agar dijauhkan dari kemaksiatan, ditunjukkan dan dibimbing kejalan yang lurus.

5. Syahrul Maghfirah (Bulan Ampunan)

Allah sangat senang memberikan pengampunan kepada orang yang berpuasa, sebagaimana firman-Nya:

“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang Muslim, laki-laki dan perempuan yang Mukmin, laki-laki dan perempuan yang Benar, laki-laki dan perempuan yang Sabar, laki-laki dan perempuan yang Khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara KeHormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar,” (QS. Al Ahzab: 35).

Rasulullah SAW juga telah bersabda:

“Barangsiapa puasa Ramadhan karena beriman dan penuh harap (pahala), maka diampuni dosanya yang telah lalu dan yang sekarang,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ampunan dari Allah sangat diharapkan bagi setiap mukmin. Setiap saat dan setiap waktu bisa jadi banyak dosa yang kita kerjakan baik itu dosa yang kecil dan tidak nampak sampai dengan dosa yang besar. Interaksi dengan sesama disamping mendulang pahala kadang ada sisi kecil terselip dosa didalamnya. Karena itu ramadhan menjadi harapan dibersihkanya dosa dosa kita oleh Allah SWT

6. Syahrul Tarbiyah (Bulan Pendidikan)

Puasa di bulan Ramadhan bisa diibaratkan sekolah khusus yang ajaran barunya selalu dibuka setiap tahun dengan tujuan pendidikan praktis dalam menyerap nilai-nilai yang paling tinggi. Barangsiapa memasukinya untuk mendapatkan karunia Ilahi, kemudian ia berpuasa sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, lalu ia dapat melakukan ibadah tambahan sesuai yang telah disyariatkan, maka ia akan lulus dengan menyandang gelar muttaqin. Dengan gelar muttaqin orang akan mendapatkan jaminan ampunan dari Allah SWT dan terbebas dari api neraka.

Rasulullah SAW menegaskan, “Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah SWT, niscaya Allah mengampuni dosanya yang telah lalu. Dan barangsiapa melakukan amal ibadah tambahan (sunah) di bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah SWT, maka ia akan diampuni dosanya yang telah lalu,” (HR. Bukhari Muslim).

7. Syahrul Jihad wal-Falaah (Bulan Jihad dan Kemenangan)

Sejarah mencatat, bahwa pada bulan suci Ramadhan inilah beberapa kesuksesan dan kemenangan besar diraih ummat Islam. Ini sekaligus membuktikan bahwa Ramadhan bukan bulan malas dan lemah, tapi merupakan bulan kuat, bulan jihad, bulan kemenangan.

Salah satu peristiwa penting yang terjadi pada bulan ramadhan ialah perang badar. Pada hari Jumat 2 Ramadhan tahun ke-2 H terjadi perang pertama dalam Islam yang dikenal Perang Badar. Badar adalah nama tempat di sebuah lembah yang terletak di antara Madinah dan Makkah. Tentara Islam mengontrol lokasi strategis dengan menguasai sumber air yang ada di daerah tersebut.

Perang ini melibatkan tentara Islam sebanyak 313 anggota berhadapan dengan 1.000 tentara musyrikin Makkah yang lengkap bersenjata. Dalam perang ini, tentara Islam memenangkan pertempuran dengan 70 tentara musyrikin terbunuh, 70 lagi ditawan. Sisanya melarikan diri.

Perang ini adalah suatu yang luar biasa ketika tentara Islam yang kurang jumlah, lemah dari sudut kelengkapan dan berpuasa dalam bulan Ramadan memenangkan pertempuran Perang Badar. Ini membuktikan puasa bukan penyebab umat Islam bersikap lemah dan malas sebaliknya berusaha demi mencapai keridhaan Allah. Orang yang berjuang demi mencapai keridhaan Allah pasti mencapai kemenangan yang dijanjikan.

Peristiwa perang badar di bulan ramadhan ini tercantum dalam firman-Nya:

“Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya,” (QS Al-Imran:123).

8. Syahrul Shabr (Bulan Kesabaran)

Bulan ramadhan disebut juga bulan kesabaran, sebab di bulan ini kita harus sabar dalam menahan makan dan minum, serta hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa.

Rasulullah bersabda: “Puasa itu separuh dari kesabaran,” (HR. At Tirmidzi).

Jika dilakukan dengan sungguh sungguh puasa akan membuahkan kesabaran bagi hambanya. Inti dari pelaksanaan puasa adalah menahan diri, menahan diri bukan hanya dalam makanan, tapi menahan diru untuk tidak marah, menahan diri agar lisan senantiasa berkata yang baik, menahan diri untuk melihat dan mendengarkan sesuatu yang baik dan bermanfaat. Untuk saat ini didunia digital kita harus bisa mengendalikan jemari kita, kita gunakan untuk menulis atau menulis komentar yang baik baik.

9. Syahrul Judd (Bulan Kemurahan)

Bulan ramadhan juga dinamkan bulan kemurahan sebab di bulan ini Allah memberikan keutamaannya bagi orang yang berlaku murah hati untuk menolong dan membantu sesama.

Anas radhiyallahu’anhu menyampaikan, ditanyakan kepada Rasulullah, “Sedekah manakah yang paling utama ?” jawab Rasulullah, “Sedekah di bulan Ramadhan,” (HR. At tirmidzi).

10. Bulan Dilipat Gandakannya Amal Shaleh

Bulan ramadhan istimewa sebab di bulan ini setiap amal perbuatan manusia dilipatgandakan berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Hal itu diterangkan Rasulullah SAW dalam sabdanya:

Rabb-Mu berkata: “Setiap perbuatan baik dilipat gandakan pahalanya sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa, puasa itu untuk-Ku, dan Akulah yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai yang melindungi dari api neraka. Bau mulut orang yang berpuasa di sisi Allah lebih wangi dari pada parfum misik. Apabila orang bodoh berlaku jahil kepada seseorang diantara kamu yang tengah berpuasa, hendaknya ia katakan: “Aku sedang berpuasa, aku sedang berpuasa,” (HR At-Tirmidzi). []

Dengan dilipatgamdakan pahala bagi orang yang berpuasa, bahkan semua yang dilakukan orang berpuasa bisa bernilai ibadah, jika diniatkan hanya untuk beribadah kepadaNya.

Demikian keutamaan Ramdhan, semoga kita bisa memaksimalkan.

Ditulis dalam rangka LBR Day - 2

By. Soelistijani

 

Rabu, 22 Maret 2023

LOMBA BLOG RAMADHAN DAY 1

 LBR DAY 1

Kamis, 23 Maret 2023

MARHABAN YA RAMADHAN


Waktu begitu cepat berlalu, hingga tiba waktu yang ditunggu. Sejuta umat merindu. Dengan segenap harap, riang dan haru biru. Dialah bulan Ramadhan, bulan penuh keberkahan, ampunan dan segudang manfaat .  Tanggal 23 Maret, berdasarkan sidang Isbat yang sudah dilaksanakan oleh Pemerintah  menjadi penetapan tanggal 1 Ramadhan.

Allah berfirman dalam QS.Al Bagarah : 183 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Wahai orang orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana orang orang sebelummu agar kamu bertaqwa.

Inilah yang menjadi landasan bagi kami umat islam untuk menjalankan ibadah puasa  Hal menarik dari ayat diatas adalah yang pertama Allah memanggil hambanya dengan Wahai orang orang yang beriman, hal ini menandakan kekhususan, yaitu diperuntukkan bagi hambanya yang beriman. Kedua perintah puasa ini ketika dilaksanakan dengan benar ada poin akhir yang akan didapat. Apa yang akan di peroleh? Allah akan memberikan pangkat taqwa kepada hambanya yang benar benar menjalankan ibadah Ramadhan.

Predikat taqwa dihadapan Allah tentunya bukan serta merta Allah berikan. Ada proses yang harus dilalui dan persiapan yang matang.

Apa saja persiapan yang harus dilakukan agar Ramadhan betul betul menjadikan insan yang bertaqwa?

1. Persiapan ruhiyah

Memastikan tidak ada permasalahan dengan sesama manusia dan dan juga dengan  sang Pencipta. Bagaimana solusinya? Pertama meminta maaf kepada sesama manusia  ( tetangga, saudara, teman sejawat). Sehingga dipastikan sudah tidak ada rasa sakit hati, iri, dengki yang menjangkiti hati. Kesalahan dengan pencipta bisa dilakukan dengan sebanyak banyaknya memohon ampun, beristigfar setiap saat, membasahi  lisan dengan banyak berdzikir. Perbanyak tilawatul qur'an, Qiyamul lail, sholat sunah dan shoum sunah. Dengan hati yang bersih akan mengantarkan kita pada pelaksanaan puasa dengan maksimal

2. Persiapan Fikriyah.

Ibarat tubuh, fikriyah juga perlu asupan. Asupan terbaik bagi fikriyah kita adalah ilmu. Jangan berhenti dalam menuntut ilmu. Jangan bosan dalam belajar. Semakin dipelajari semakin terbuka pintu pintu pengetahuan untuk mempelajari yang lain. Al-Quran menjelaskan bahwa ilmu Allah itu sangat luas ( QS. Lukman : 27)

وَلَوْ اَنَّ مَا فِى الْاَرْضِ مِنْ شَجَرَةٍ اَقْلَامٌ وَّالْبَحْرُ يَمُدُّهٗ مِنْۢ بَعْدِهٖ سَبْعَةُ

اَبْحُرٍ مَّا نَفِدَتْ كَلِمٰتُ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ

Terjemahan
Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan lautan (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh lautan (lagi) setelah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat-kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.

Sebagai umat muslim belajar menjadi suatu gaya hidup. Betapa tidak, waktu yang ada sangat tidak cukup untuk menuntut ilmu yang begitu luas.

Begitu pula tentang puasa, banyak hal yang harus kita ketahui tentang puasa, mulai dari hukumnya sampai dengan hal hal penting yang harus kita lakukan selama bulan puasa. Biasanya sebelum Ramadhan umat islam mengadakan acara yang dinamakan Tarhib Ramadhan. Salah satu tujuanya adalah untuk menyiapkan diri menghadapi bulan Ramadhan.

3. Persiapan Fisik.

اَلْـمُؤْمِنُ الْقَـوِيُّ خَـيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَـى اللهِ     Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah

مِنَ الْـمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ وَفِـيْ كُـلٍّ خَـيْـرٌ    Daripada Mukmin yang lemah, dan pada keduanya ada kebaikan

( Kutipan HR.Muslim 040)


Fisik menjadi hal yang penting dalam menjalankan ibadah puasa. Fisik yang sehat akan menjadikan puasa kita  lebih maksimal . Puasa bukan berarti terhenti melaksanakan kegiatan fisik, justru puasa menjadikan kita lebih produktif. Banyak hal yang bisa kita lakukan dan banyak karya yang bisa kita ciptakan.

Rasulullah dalam HR Muslim memberikan tuntunan bahwa mukmin yang kuat lebih dicintai Allah, kenapa ? karena kekuatan itu menjadi modal dasar untuk melakukan kebaikan yang lain. Kalau kita melihat sejarah, betapa pada jaman Rasulullah banyak terjadi peperangan di bulan Ramadhan. Artinya puasa justru akan menjadikan fisik kita sehat dan kuat. Tapi semua itu perlu persiapan. Pesan Rasulullah berhentilah makan sebelum kenyang, Allah Juga mengingatkan makanlah dan minumlah tapi jangan berlebihan. 

Olahraga juga menjadi bagian dari persiapan menyambut Ramadhan. Olahraga teratur, asupan cukup akan membuat badan kita sehat dan siap menjalankan ibadah puasa dengan maksimal.


Selamat menjalankan ibadah puasa dibulan Ramadhan.

Day 1, 23 Maret 2023

Tulisan dalam rangka mengikuti Lomba Blog Ramadhan

By. Soelistijani




Selasa, 21 Maret 2023

KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA 28 KE 22

 KBMN 28 KE 22

SENIN, 27 PEBRUARI 2023



    Judul                                : Mengirim Tulisan KeMajalah Suara Guru

    Narasumber                     : Catur Nurrohman  Oktavian,M.Pd

    Moderator                        : Sim Chung Wei,S.P

    Materi                              : 22

    Angkatan                          : 28 

    Hari                                  : 27 Februari 2023

Alhamdulillahirobbil'alamin akhirnya hari ini sampai pada pertemuan ke 22. dari 30 pertemuan. Rasa syukur tiada tara atas ijin dan kesempatan yang Allah berikan untuk senantiasa menambah ilmu guna kemanfaatan orang orang disekitar kita dan saya pribadi.

Materi kali ini membahas tentangMengirim Tulisan ke Majalah Suara Guru. Narasumber yang akan menyampaikan materi dan pengalamanya Bapak Catur Nurrohman Oktavian,M.Pd, dengan moderator Bapak Sim Chung Wei,S.P.

Materi ini sangat penting bagi kita. Sejalan dengan tuntutan zaman dan juga tuntutan keadaan, menulis merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari. Mengingat manfaat yang begitu banyak, apalagi bagi seorang guru yang harus terus belajar mengikuti perkembangan tuntutan zaman dan perkembangan gaya belajar yang harus terus berkembang mengikuti zaman, namun tetap sesuai dengan adab moral dan agama.

Majalah Suara Guru selain merupakan majalah organisasi, juga menyediakan ruang ekspresi literasi untuk seluruh guru di Indonesia. Hal tersebut tampak pada berbagai rubrik yang tersedia di Majalah Suara Guru. 

Berikut ini rubrik-rubrik yang terdapat pada Majalah Suara Guru, antara lain:

  • Rubrik utama, merupakan liputan utama atau suara utama dari ketua umum yang menyampaikan kebijakan-kebijakan, isu-isu yang berkembang dan tata kelola guru yang sifatnya nasional
  • Rubrik Opini. Para guru bisa mengirimkan tulisannya untuk dimuat di rubrik ini. 
  • Rbrik Ekspresi Sastra. Guru bisa mengirimkan karya cepen, pantun, puisi dan karya sastra lainnya untuk dimuat di rubrik ini.
  • Rubrik destinasi. Guru bisa mengirimkan tulisan tentang destinasi wisata, kuliner dan budaya untuk dimuat di rubrik ini.
  • Rubrik sejarah : sejarah daerah maupun nasional.
  • Rubrik praktik baik, tempat menampung hasil karya dan pengalaman menerapkan suatu metode mengajar. 
  • Rubrik liputan sekolah/ Perguruan Tinggi, jika ingin membuat sekolah kita tampil maka bisa mengisi di rubrik ini misalnya membuat reportase penerapan P5  di sekolah.
  • Rubrik Percik dan Oase, berisi tentang hal-hal motivasi kehidupan ( mutiara kehidupan )

Ketentuan Penulisan di Majalah Suara Guru

Ketentuan tulisan yang bisa dimuat di majalah suara guru yaitu antara lain :

  • Tulisan orisinil, bukan plagiat. Jika terdeteksi plagiat, maka penulis akan di blacklist atau tulisannya tidak akan dimuat lagi selama beberapa tahun ke depan.
  • Tidak boleh menyerang pribadi seseorang, tidak mengandung unsur SARA (Suku, Agama dan Ras) dan tidak membawa ideologi selain ideologi Pancasila. Misal, boleh beropini mengkritik suatu kebijakan tapi tidak boleh menyinggung pribadi individu yang bersangkutan apalagi membawa unsur SARA.
  • Tulisan yang dimuat pada opini bersifat aktual, sesuai dengan tema yang diusung. Misalnya saat temanya mengusung Hari Guru Nasional (HGN) maka opini yang dimuat tentunya yang berkaitan dengan hari guru.
  • Dituliskan dengan bahasa populer, ringan, mudah dipahami untuk awam (tidak akademik), komunikatif, lugas dan enak dibaca.
  • Untuk opini, tulisan maksimal terdiri dari 700 kata atau kurang lebh 1,5 lembar A4  dengan spasi 1,5., jenis huruf (font) Times New Roman ukuran 12.
  • Untuk tulisan di luar opini misal di rubrik praktik baik atau rubrik liputan sekolah, tulisan berkisar 400-500 kata.
  • Tulisan dapat dikirim melalui melalui email: majalah.suaraguru@gmail.com.










KELAS BELAJAR MENULIS 28 KE 29

 KBMN 28 KE 29




BLOG SEBAGAI MEDIA DOKUMENTASI REFLEKSI DIRI SAYA

Resume ke      : 29
Tema                : Blog sebagai Media Dokumentasi Refleksi Diri Siswa
 Moderator       : Gina Dwi Septiani, S.Pd, M.Pd
 Narasumber    : Bambang Purwanto, S.Kom, Gr
 Waktu              : Rabu, 15 Maret 2023

Alhamdulillahirabbil'alamin, syukur senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Berkat nikmat kemudahan, kesehatan dan kesempatan, akhirnya Allah bimbing dan sampaikan pada pertemuan KBMN 28 ke 29. Tinggal satu kali pertemuan lagi, pelatihan ini akan berakhir

Pada pertemuan ke 29 ini materi yang akan dibahas adalah  menggunakan Blog sebagai Media Dokumentasi Refleksi Diri. Materi ini di sampaikan oleh Bapak Bambang Purwanto, S.Kom, Gr dan moderator Gina Dwi Septiani,S.Pd,M.Pd

Apa tujuan punya Web?

Tujuan punya Web  adalah sebagai berikut :
  1. Menunjukkan identitas digital (nasionalisme) dengan DOT ID (Indonesia)
  2. Menunjukkan sebagai guru yang beradaptsi dengan era digital/
  3. Dibiayai oleh sertifikasi, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada negara bahwa dana digunakan untuk mendukung kegiatan penunjang guru.
  4. Tempat menyimpan dan menyalurkan hobi menulis apapun.



Refleksi Diri
Refleksi yang dituliskan oleh murid sangatlah penting. Murid setiap mengakhiri pembelajaran (5-10 menit) mengisi form yang sudah dibuatkan. Pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab murid adalah:
  • Tuliskan dalam bentuk paragraf, apa yang dipelajari hari ini ? Silahkan dijelaskan.Siswa diminta menceritakan apa yang dipelajari hari ini..
  • Materi apa yang masih menjadi kesulitan bagi kalian (harus dijelaskan kembali). Siswa diminta menceritakan kesulitan atau kendala yang dihadapi siswa
  • Bagaimana perasaan kamu saat belajar bersama Mr.Bams ? Siswa diminta mengutarakan perasaanya selama mengikuti pembelajaran
  • Adakah masukkan untuk Mr. saat pembelajaran hari ini ? Kalau ada jelaskan!. Ini yang sangat menarik, siswa diminta untuk menyampaikan masukkan atau saran agar pembelajaran kedepan semakin baik
  • Mohon jelaskan dengan kalimat lengkap tidak dalam bentuk jawaban sebuah pertanyaan. Contohnya : Hari ini saya ulangan bab 1. Sebelum ulangan Mr.Bams menjelaskan tujuan ulangan tidak hanya mendapatkan nilai, akan tetapi melatih kejujuran dan kepercayaan diri. Atau , Hari ini perasaan saya sangat senang belajar Mr. Bams karena sebelum dan selama ulangan berjalan dengan lancar. Masukkannya kalau bisa ulangannya tidak essay semua.

Ketika  kita membaca tulisan murid ini ada beberapa hal yang bisa kita ketahui dari hasil tulisan ini :

  1. Materi yang dipelajari
  2. Aktifitas yang dilakukan apa saja
  3. Perasaan yang dirasakan murid
  4. Karakter yang spritual karena mengingat Tuhan Yang Maha Esa.
  5. Hal yang tanpa disadari murid adalah Mereka sedang dilatih menulis, mempraktekkan kemampuan penguasaan materi Bahasa Indonesi

Selain sebagai bahan refleksi kita sebagai guru menjadi tahu harapan harapan atau keinginan para siswa, sehingga bisa menjadi masukkan untuk pembelajaran yang akan datang

Trimakasih kepada Bapak bambang Purwanto.

Salam Literasi

Jumat, 17 Maret 2023

KELASCBELAJAR MENULIS 28 KE 30

 KBMN 28 KE 30

Jum'at, 17 Maret 2023


USAHA MENERBITKAN BUKU 

Resume ke : 30

Gelmbang : 28
Tanggal : 17 Maret 2023
Tema : Usaha Menerbitkan Buku
Narasumber : Mukminin,S.Pd
Moderator : Muliadi,M.Pd

Alhamdulillah, AllahuAkbar. Tanpa terasa 30 kali pertemuan sudah berlalu. Banyak ilmu yang saya dapatkan. banyak suka dan duka yang saya rasakan. Rasanya sulit untuk melalui dan berpisah setelah sekian lama berbagi dan bersama dalam goresan pena meski hanya lewat dunia maya. Kebersamaan yang sangat indah, semoga membawa keberkahan.
Saya kutip pertemuan malam ini yang diawali oleh moderator Bapak Muliadi,M.Pd

Assalamualaikum bapak ibu pecinta literasi, peserta KBMN angkatan-28 beberapa saat ke depan kita memasuki kelas belajar virtual.

Malam ini seperti om Jay sudah sampaikan adalah malam terakhir untuk kelas belajar menulis gelombang-28. Ini pertemuan ke-30

Sebuah quote dari mujahid  mesir, Sayyid Qutb rasanya patut menjadi renungan dan menjadi motivasi buat kita "Satu peluru hanya mampu menembus satu kepala, tetapi satu tulisan bisa menembus ribuan dan bahkan jutaan kepala"

Tentulah yang dimaksud Sayyid Quth tersebut adalah bahwa pengaruh tulisan itu luar biasa besar dan luas. Lihat saja buku Ihya Ulumiddin karya Imam Alghazali, buku yang terbit lebih seribu tahun yang lalu itu hingga kini terus dibaca dan mempengaruhi orang.

Nah, semoga bapak ibu semua yang telah berhidmat melalui tulisan, segera menerbitkan buku

Pak Markum sarapan malam,

Makan roti dengan bubur

Assalamualaikum, selamat malam

Kita riang, hati bersyukur.

Kita besyukur karena malam ini adalah puncak pencapaian belajar menulis di gelombang 28.  Pertemuan ke-30, ibarat puasa, ini puasa terakhir dan besoknya kita lebaran. Lebaran penuh kebahagiaan karena  memanen segala kebaikan dari di kelas belajar menulis yang penuh hikma dan pelajaran.

Baiklah bapak ibu, izinkan saya Muliadi dari Sulawesi, dua jam ke depan akan membersamai bapak ibu sebagai moderator  mendampingi Bapak Narasumber yang akan menyampaikan materi "Usaha Penerbitan Buku"

Menerbitkan buku merupakan salah satu mata rantai dari aktivitas menulis. Tulisan yang tersimpan begitu saja, tidak diterbitkan tentu akan kurang pengaruhnya baik bagi diri si penulis maupun orang lain. Penulisnya tidak dikenal, sedangkan  ide dan gagasan si penulis pun tidak tersampaikan.

Malam ini tema kita memang tentang Penerbitan buku, tetapi kita mungkin akan melihat dari sisi bisnis atau usahanya. Apa dan bagaimana usaha penerbitan buku itu?  semoga saya tidah menafsirkan tema malam ini

Sebelum kita mulai, mari sama-sama kita berdoa seraya menundukkan kepala dan merendahkan hati semoga Allah swt memberikan kemudahan kepada kita semua menerima hikma dan ilmu yang disampaikan oleh narasumber, Amiin

Sebelum saya persilakan narasumber, sebaiknya bapak menyiapkan dan mengecek kembali perlengkapan yang diperlukan:

1. laptop atau HP

2. Baterai, cek apakah sudah penuh

3. Colokan

Acara kita malam ini seperti biasa akan dibagi dalam 3 sesi:

1. Pembukaan

2. Sajian materi

3. Tanya jawab

4. Penutup

Sebelumnya izin saya memperkenalkan narasumber kita malam ini

Narasumber hebat kita malam ini

Mukminin, S.Pd.,M.Pd. Lahir di Jombang, 6 Juli 1965. 

Lulusan SDN dan SMP Segodorejo  Sumobito 1979, 

Lulus SPN Jombang 1985,  

Lulus D2  IKIP NEGERI Surabaya th.1987.

Lulus S 1 IKIP PGRI Tuban 1998. 

Lulus S 2 UNISDA LAMONGAN 2012. Jurusan Bahasa dan Sarta Indonesia.

Beliau sehari-hari berdinas sebagai guru di SMP I Kedungpring Lamongan sejak 1989-2021 (32 th) sampai sekarang. Di dunia tulis menulis:, beliau telah menulis 6 buku solo, berikut bukunya:

1.  55 Pantun Nasihat  th.2020 penerbit Kelompok Majas Bojonegoro. 

2. Jurus Jitu Menjadi Penulis Handal Bersama Para Pakar.  Penerbit Kamila Press 2020.                     Merupakan buku terlaris. 

3. Kidung Hati ( Kamila Press Lamongan, 2021) 

4. LARON Kumpulan Puisi 2.0 ( KAMILA PRESS LAMONGAN, 2022) 

5. Nusantara Berpantun Antologi 65 Pantun Nasehat ( Kamila Press 2022). 

6. Dari Pengantar Jadi Buku ( Kamila Press 2022).

Setelah moderator membuka dan memberikan pengantar tibalah saatnya narasumber menyampaikan materinya. 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selamat malam bapak ibu yg hebat,  peserta pelatihan menulis gelombang 28 di seluruh Nusantara.  Mari kita sll mengucapkan syukur kehadirat Allah SWT krn kita telah  diberi kesehatan lahir batin. Sebelum kita mulai acara pada malam ini marilah kita membaca Alfatihah  dan bg yg beragama agama lain berdoa  sesuai agamanya masing-masing, berdoa mulaiBapak ibu guru yg hebat, kenalkan nama sy Mukminin yg lebih akrab dipanggail Caik Inin. Saya dari SMP I Kedungpring Lamongan Jatim. Tepatnya arah selatan kota wingko Babat keselatan 10 km arah kota Jombang. Tak kenal maka tak tahu, maka sy kenalkan CV saya.Sebelum sy sharing sy Sampaikan dulu bahwa saya alumni gel.8 belajar menulis PGRI tepatnya bulan Maret 2019. Asuhan Founder Bp. Wijaya Kusumah. Bersam a Mayor Nani, Bu Noralia Purwa Yunita, Bu Aam Nurhasanah, Bapak Suharto ( Cing Ato), Bp Yulius Payendean, dan banyak lagi. Alhamdulilah gel.8 banyak yg menjadi nara sumber

Ternyata beliau adalah peserta KBMN gelombang 8. Sanagat luarbiasa upaya beliau dalam memperjuangkan tumbuhnya budaya menulis pada bangsa ini. 



Ini syarat-syarat mengajukan no. Buku Ber-ISBN: 

1. Penerbit harus mempunyai Link berbayar 

2. Buku yang.diajukan no. ISBN harus dikirim lengkap ke Web Perpusnas :

a. Cover buku 

b. Permohonan ISBN Buku ke Perpusnas Nasional oleh penanggung jawab penerbit (Direkturnya)

c. Surat Pernyataan Keaslian Karya bermaterei 10.000 dan ditandatangani penulis mengetahui penanggung jawab penerbit dg stempel peberbit

d.Naskah buku yg sudah dilayout bentuk PDF lengkap atau utuh satu buku harus diberi WATERMAK spt ini dan nama judul buku dan peberbit

Apakah anda sudah mempunyai pandangan penerbit yang akan menerbitkan buku Anda? 

Simak syarat-syarat penerbitan di KAMILA PRESS LAMONGAN:

1. Kirimkan naskah lengkap 

  • mulai judul, 
  • kata pengantar, 
  • daftar isi, naskah, 
  • daftar isi, 
  • daftar pustaka, 
  • biodata penulis dengan fotonya, dan synopsis.

2. Ketik  A5 ukurannya 14,8 x 21 cm, spasi 1,15 ukuran fon 11 dan margin kanan 2 cm, kiri 2 cm, atas      2 cm dan bawah 2 cm. Gunakan huruf Arial, calibri atau  Cambria dan masukkan dalam 1 file kirim       ke WA sy atau email gusmukminin@gmail.com

Karya karya beliau adalah


Saya sangat merasakan kemudahan kemudahan dalam upaya menerbitkan buku perdana saya melalui Kamila Press. Semoga upaya Bapak Mukminin untuk menggerakkan literasi dinegeri ini semakin sukses. Banyak terlahir buku dari penulis penulis handal , dan semoga tulisan tulisan yang ada mampu merubah kondisi menjadi lebih baik dan lebih maju, demi kemaslahatan masyarakat dan kemajuan bangsa kedepan.

Usaha yang keras, niat yang ikhlas, gigih dalam memperjuangkan, tidak mudah menyerah menjadi salah satu cara untuk membuat diri sukses dan berkembang. Upaya terakhir adalah doa dan tawakkal kepada Alloh 

Ucapan trimakasih yang sebesar besarnya kepada
1. Om Jay yang sudah memeberikan ruang, membimbing, memotivasi, mengarahkan,mendukung sehingga bisa sampai penghujung acara.
2. 30 Narasumber dan 30 mederator dan semua Tim Solid Om Jay yang sudah berjuang tanpa pamrih semoga berkah ilmunya dan berpahala amalnya sehingga menjadi amal jariyah.
3. Semua pihak yang mendukung acara ini, suami tercinta dan putra putriku tersayang. Kalian semua adalah cinta dan motivator ibu. 










LOMBA BLOG RAMADHAN DAY - 3

 LBR DAY -3  Sabtu, 25 Maret 2023 RAMADHAN SYAHRUL QUR'AN شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَ بَيِّنَ...