Selasa, 24 Januari 2023

PUISI AKROSTIK

 


RINDU ITU BERAT


R  ASA ITU TETAP ADA

I  NGIN TERUS BERSAMA

N  UN JAUH DISANA

D  ALAM BALUTAN RAGA DAN SUKMA

U NTAIAN KATA MERANGKAI JIWA NAN HAUS AKAN RASA


I  TULAH CINTA SEJATI

I  TULAH CINTA MURNI ILLAHI ROBBI

T  ANPA SYARAT KAU BERBAGI

ANPA PAMRIH SEMUA KAU BERI

U  NTUK SIAPA YANG KAU INGINI

NTUK  SIAPA YANG KAU KEHENDAKI


B  ERSAMA ITU

E  NTAH BAGAIMANA

R  ASA SUKA DAN BAHAGIA

A  NTARA HARAPAN DAN DOA

T  ETAP MENYALA MESKI WAKTU TERUS MENYAPA




PUISI AKROSTIK

 


IMAN ISLAM IHSAN


I  NILAH YANG KUCARI

M  AKNA DIRI 

A  NDAI BISA KU GAPAI

N  ARASI SUCI PENUH RIDHO ILAHI


I  NILAH YANG KUCARI

S  ANDARAN ILLAHI 

L  ANTUNAN AYAT SUCI NAN MENGISI HATI

A  GAR KU MENYADARI

M  AKNA KEHIDUPAN YANG HAKIKI 


I  NILAH YANG KUCARI

H  ATI NAN SUCI JAUH DARI EGO DIRI

S  ESALILAH PERBUATAN DIRI 

A  KHIRILAH PERBUATAN TANPA ARTI

UR ILLAHI LEBIH BERARTI TUK KEBAIKAN HATI



PUISI AKROSTIK



 SALAM SANTUN


S euntai senyum

A kan selalu ada

L embaran kisah

A langkah indahnya

M erenda hari penuh makna


S enja membara

A ngan melayang penuh makna

N arasi berbaris penuh arti

T anpa ada ilusi

U ntukmu negeri

N an indah dan permai

Senin, 23 Januari 2023

KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA 28 KE 7

Y 


MENGATASI WRITER'S BLOCK

Oleh                     :  Soelistijani
Resume               : 7
Gelombang -       : 28
Tanggal               : 23 Januari 2023
Tema                   : Megatasi Writer's Block
Nara Sumber      : Ditta Widya Utami,S.Pd.Gr
Moderator           : Raliyanti,S.Sos.M.Pd

     Alhamdulillah  syukur yang tiada hentinya kehadirat Allah SWT atas karunia dan nikmatnya akhirnya sampai juga pada pertemuan yang ke 7 dari 30 pertemuan yang direncanakan. Semoga kelancaran dan keberkahan Allah berikan sampai nanti pada pertemuan yang ke 30 hingga bisa menerbitkan satu buku solo dan sudah terbiasa menulis setiap hari.

     Pada pertemuan ke-7 ini narasumbernya Ibu Ditta Widya Utami,S.Pd.Gr. dan moderator Ibu Raliyanti,S.Sos.M.Pd. Tema yang  disajikan adalah Mengatasi Writer's Block. Tema yang sangat bagus dan menarik, karena hampir semua penulis mengalami hal serupa.

     Sebelum masuk pada materi bahkan sebelum moderator membuka acara. Om Jay memberikan motivasi kepada kita semua. Begini yang diungkapkan oleh Om Jay.. Tak terasa kita sudah memasuki hari ke tujuh, siapa yang fokus pasti akan lulus.. Di dalam kesulitan itu pasti ada kemudahan. Namun sebaliknya di dalam kemudahan itu justru ada kesulitan. Kita sendiri yang menciptakan kesulitan demi kesulitan sehingga hidup menjadi terasa sulit.Omjay berharap banyak peserta yang lulus di gelombang 28 ini karena mereka fokus dan membaca dengan seksama informasi yang ada dalam wa group ini.Tak ada penulis yang malas membaca. Ingatlah selalu mantra ajaib Omjay. Membaca lah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi.Banyak membaca akan membuat anda keliling dunia. Banyak ilmu dan pengetahuan anda dapatkan. Banyak pengalaman orang lain bisa anda tiru dan kemudian anda amalkan dalam kehidupan sehari-hari.Tepat pukul 19.00 wib kita akan mulai materinya. Perhatikan dengan seksama informasi yang disampaikan oleh narasumber. Insya Allah resume malam ini akan terus bertambah dan kami akan dengan senang hati membacanya. Jangan sedih ketika blog anda sepi dari komentar. Anda bisa japri Omjay dan tim solid untuk membaca dan memberikan komentar. Selamat belajar menulis di pertemuan ketujuh.

     Petuah yang sangat luarbiasa bagi kami. Semangat kembali membara untuk menimba ilmu agar kemampuan menulis kembali terasah. Moderator membuka acara kemudian dilanjutkan dengan berdo'a. Adapun agenda kegiatan malam ini:

1. Pembukaan

2. Paparan Materi

3. Tanya Jawab

4. Penutup

     Sebelum memasuki materi kami diminta untuk mengenal profil narasumber malam ini Ibu Ditta. Subhanallah, muda, cantik , tidak sombong, baik hati nan kaya akan prestasi begitulah moderator memberikan gambaran dan nyatanya sesuai dengan foto profil dan juga sederetan karya dan prestasi beliau diprofil beliau.  Sunguh inspiratif bagi kami,semoga kami bisa mengikuti jejaknya.

     Siapa pun yang ingin menjadi penulis andal, maka harus siap dengan prosesnya, begitulah yang disampaikan Ibu Ditta setelah kami diminta berselancar di akun kompasiana dan blogspot beliau. Untuk bisa menjadi penulis tidak instan tentunya butuh proses yang panjang.

     Sebelum masuk pada materi Writer,s Block. Narasumber menyampaikan kisahnya menulis yang dimulai sejak kecil. Hobi, tuntutan dan kebutuhan menjadi salah satu motivasi tersendiri bagi siapa yang akan menulis.

Apa itu Writer,s Blok dan apa kaitanya dengan cerita yang sudah tersampaikan sebelumnya?. 

     Pertama, mari kita samakan persepsi bahwa aktivitas menulis itu maknanya luas.Menulis adalah kata kerja yang hasilnya bisa sangat beragam. Oleh karena itu tak hanya novelis, cerpenis, jurnalis atau blogger, namun ada juga copywriter yg tulisannya mengajak orang untuk membeli produk, ada content writer yang bertugas membuat tulisan profesional di website, ada script writer penulis naskah film/sinetron, ada ghost writer, techincal writer, hingga UX writer, dll.Faktanya, penulis-penulis tersebut masih bisa terserang virus WB alias Writer's Block. 

     Tak peduli tua atau muda, profesional atau belum, WB bisa menyerang siapa pun yang masuk dalam dunia kepenulisan.Oleh karena itu, penting bagi seorang penulis untuk mengenali WB dan cara mengatasinya.

     Karena narasumber menyampaikan, WB ini bisa menjangkit dalam hitungan detik, menit, hari, minggu, bulan, bahkan tahunan.Tergantung seberapa cepat kita menyadari dan mengatasinya.


     Apa itu Writer.s Block. Sederhananya, WB adalah kondisi dimana kita mengalami kebuntuan menulis. Tak lagi produktif atau berkurang kemampuan menulisnya.
Hal ini bisa terjadi dengan disadari atau pun tidak.

      Dijelaskan oleh narasumber istilah writer's block sebenarnya sudah ada sejak tahun 1940an. Diperkenalkan pertama kali oleh Edmund Bergler, seorang psikoanalis di Amerika.Berkaca dari pengalaman, WB ini bisa terjadi berulang. Me-reinfeksi kita sebagai penulis. Itulah mengapa dikatakan oleh narasumber  WB ini sebagai "virus" yang sesekali bisa aktif bila kondisinya memungkinkan

   Ibarat penyakit, tentu akan lebih mudah disembuhkan bila kita mengetahui faktor penyebabnya. Begitu pula dengan WB. Agar bisa terhindar atau segera terlepas dari WB, maka kita perlu mengenali penyebabnya.

        Berikut adalah beberapa hal yang dapat mengakibatkan WB:

Apa penyebab WB dan bagaimana solusinya?

1. Mencoba metode/topik baru dalam menulis.
Sebenarnya bisa menjadi penyebab sekaligus obat untuk WB.
Misal ketika jadi penyebab: Ada orang yang senang menulis cerpen atau puisi. Kemudian tiba-tiba harus menulis KTI yang tentu saja memiliki struktur dan metode penulisan yang berbeda. Bila tak lekas beradaptasi, bisa jadi kita malah terserang WB.
Bagaimana mengatasinya? 
Jawabannya akan berkaitan dengan faktor penyebab WB yang kedua dan ketiga.
     Dalam Kamus Psikologi, stres diartikan sebagai berikut;
2. Stres diartikan sebagai ketegangan, tekanan, tekanan batin, tegangan dan konflik.
3. Lelah fisik/mental akibat aktivitas harian yang padat juga dapat memicu stress.
Pada akhirnya, jangankan menulis, kita bisa merasa jenuh dan suntuk. Terserang WB jadinya.
Yang perlu dilakukan adalah
 a. Mencoba hal baru dalam menulis bisa jadi alternatif solusi.
 b. Mempelajari hal-hal baru yang berbeda dg sebelumnya pasti menyenangkan.
c.  Sejenak rehat dan melakukan hal yang disukai untuk refreshing.
d. Membaca buku-buku ringan untuk cemilan otak juga bisa jadi solusi mengatasi WB. 

   Biar bagaimanapun, WB bisa terjadi karena kita belum bisa mengekspresikan ide dalam bentuk kata.
Dengan membaca, kita bisa menambah kosa kata. Pada akhirnya, jika diteruskan insya Allah bisa sekaligus mengatasi WB.
4. Terakhir yang bisa menyebabkan WB adalah terlalu perfeksionis.
Salah satu menghadapi bersikap terlalu perfeksionis adalah  kondisi menulis dimana kita tidak memikirkan salah eja, salah ketik, koherensi dsb ternyata dalam dunia psikologi dikenal dengan istilah free writing atau menulis bebas.

     Demikian paparan dari narasumber yang sangat jelas dan lugas. Sangat bermanfaat sekali bagi saya penulis pemula, rasa tidak percaya dirui selalu menghantui, merasa tulisan tidak pantas dinikmati dan sederet embel embel yang kadang muncul dikepala saat tulisan sudah mau di publikasikan.

     Sesi berikutnya adalah tanya jawab. Antusiasme peserta sangat luarbiasa, diantar pertanyaan dan jawaban yang kami tampilkan adalah:

1. P1
Assalamulaikum bu dita salam kenal sy Nurhasnah dr UPT SMP N 2 tigataksa ibu aktivitas PP angk 3 dan 6 artinya ibu jd pp 2 kali.benarkah? Bukannya hanya satu kali di bolehkan.keren bgt bu
Apa tips ibu menulis  dalam bahasa inggris.sementra jurusan ibu ipa
Thanks
Jawaban
Betul, saya dan teman-teman di Subang ditugaskan dua kali. Hal ini sesuai surat edaran dari Kemdikbud yang intinya bila pernah menyelenggarakan PGP, maka PP diambil dari angkatan sebelumnya, jika kurang akan ditambah dg PP baru dg seleksi reguler.
Terkait bahasa Inggris, saat SMP saya dan 3 sahabat lain ikut les privat Bun tapi gurunya berbeda dg guru B. Inggris yang meminta saya menulis diary berbahasa Inggris.
Saya selalu ingat yg disampaikan oleh guru saya, bahwa belajar bahasa Inggris itu, tak bisa hanya bicara. Perlu dilatih pula kemampuan mendengar dan menulis dalam bahasa Inggris.
Tips nya sederhana, just do it

2. P4
Assalamualaikum....
Saya Wahyuning dari Jakarta Pusat. kalimat akhir yang menusuk di dada, tulisan buruh lebih baik dari pada tulisan yang tidak selesai. Nyesek dadaku Ibu guru hehe.....tapi boleh donk berikan tips dan trik dari Bu Dita yang cantik ini untuk saya agar bisa menyelesaikan satu persatu karya yang masih menjadi draft di laptop? terima kasih
Jawaban
Tenang tenang, saya juga pernah kok membuat tulisan tulisan buruk. Tapi toh itu tetap berkesan ketika dibaca ulang 
Tips dari saya, coba buka kembali kemudian kelompokkan
iapa tau bisa jadi buku 
Buku solo pertama saya berjudul Lelaki di Ladang Tebu juga asalnya kumpulan draft cerpen di laptop.
ari kita ingat bersama bahwa menulis adalah kata kerja. Artinya harus dilakukan baru ia akan bermakna.

     Beberapa pertanyaan dari peserta sangat mewakili apa yang saya rasakan. Dengan adanya pembahasan dan jawabann sangat memberikan wawasan motivasi dan semangat yang sangat luar biasa . 
     Trimakasih yang sebanyak banyaknya kepada Ibu Ditta dan kepada moderator yang sudah mengantarkan kami pada pintu gerbang materi. Dan tidak lupa bapak motivator kami OM Jay, petuahnya sangat menyentuh dan memberikan semangat kepada kami.

    Materi malam ini ditutup dengan kata pepatah 
"It doesn't matter how brilliant is your brain. If u do not speak up, it would be zero."
Mari, tuangkan dan sampaikan ide ide kita, pemikiran pemikiran kita, perasaan perasaan kita agar menjadi lebih bermakna.

Trimakasih

Jumat, 20 Januari 2023

KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA 28 KE -6

KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA 28 KE-6


SEBUAH TANTANGAN 

Oleh                     :  Soelistijani
Resume               : 6
Gelombang -       : 28
Tanggal               : 20 januari 2023
Tema                   : Menulis Buku Mayor dalam Dua Minggu
Nara Sumber      : Prof. Richardus Eko Indrajit
Moderator           :  Aam Nurhasanah, S.Pd  

      Pertemuan KBMN ke enam sangat luarbiasa. Sejak munculnya fliyer di WA  grup tampak penyambutan antusias dari para anggota KBMN 28. Semakin membuat penasaran dan rasa ingin tahu yang tinggi. Betapa tidak  Ibu Aam Nurhasanah yang menjadi narasumber di pertemuan ketiga saat ini menjadi moderator. kebayang kan moderatornya saja karyanya dan prestasinya segudang, bagaimana dengan narasumbernya?

     Acara dimulai dengan dibuka oleh moderator Ibu aam Nurhasanah,S.Pd yang berasal dari Lebak Provinsi banten. Beliau menyampaikan bahwa narasumber kita Prof Richardus Eko Indrajit adalah seorang penulis besar yang bisa mengantarkan mimpi kita menuju penerbit mayor.


    Sebelum masuk pada materi kita diminta menyimak profil beliau melalui link
Terperangah membaca profil dan karya beliau rasanya seperti butiran debu yang terbang tertiup angin entah kemana tak tentu arah dan tujuan.
Beliau dengan santun menyampaikan sanjungan kepada moderator Bu Aaam dan beliau menyapa kami dengan sapaan  teman teman guru penulis yang hebat hebat. Saat ini beliau telah menulis kurang lebih 121 buku mayor semenjak kuliah, itu yang beliau sampaikan diawal masuk pada materi.
     Kalau artikel beliau sudah menulis kurang lebih 623 artikel dalam bahasa ingris maupun Indonesia. Beliau senang menulis sejak SD dan tulisanya di terbitkan di majalah sejak SMP. Alasan beliau senang menulis karena ingin berbagi ide, pemikiran , gagasan dan cerita kepada orang lain.Lama lama jadi ketagihan dalam menulis.

    Semakin banyak membaca dan menonton televisi semakin tinggi keinginan beliau untuk menulis. Inilah yang juga menyemangati saya untuk semakin banyak membaca dan menuangkan gagasan berupa tulisan. Semakin banyak tulisan maka akan semakin banyak kosa kata, wawasan dan merangkai katapun juga semakin mudah.
 .
     Buku mayor pertama beliau terbit Tahun 2000. Sepuluh buku pertama isinya adalah bunga rampai . Setiap buku terdiri dari 50 artikel. Setiap artikel berisi satu topik yang sedang menjadi trend saat itu.Hal lain yang membuat motivasi menulis lebih besar karena banyaknya SMS yang mengucapkan terima kasih atas buku yang beliau buat. Ternyata motivasi dari luar sangat berpengaruh juga terhadap motivasi seseorang untuk terus berbuat dan memberi manfaat bagi orang lain

     Ketika pandemi , semua guru dan siswa harus belajar dari rumah beliau memutuskan untuk menjadi youtuber. Suatu ide yang sangat luarbiasa, bisa memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakat saat itu. Setiap hari beliau membuat satu youtube dengan judul yang aneh aneh seperti gamification,flipped classroom dll. 

     Beliau juga berkolaborasi dengan OM JAY untuk mengantarkan guru guru penulis Dari 30 peserta yang berniat bergabung ada 19 buku yang diterbitkan. Dan dari 19 buku tersebut satu diantaranya terpilih sebagai buku terbaik nasional versi perpusnas untu kategori PJJ. Hingga saat ini sekitar 60  buku guru guru hebat yang diterbitkan oleh penerbit ANDI.

     Pada kesempatan ini Prof Eko Indrajit memberikan tantangan kepada kita semua dengan model yang berbeda dari sebelumnya. Beliau akan memmilihkan tema kemudian membimbing dan mendalami tema tersebut hingga menjadi sebuah buku. Adapun target beliau satu angkatan ini adalah buku buku sudah masuk ke penerbit dan sudah di kurasi sebelum Idul Fitri. Begitu tantangan disampaikan antusiasme para peserta luarbiasa. Saya merasa ragu dengan tantangan yang diberikan Prof malam ini, disamping tema yang berat berat, merasa tidak bisa menulis dan banyak rasa minder berkecamuk dalam hati. Tapi rasa ingin bisa sangat mendesak dalam dada, akhirnya ikutlah saya mengisi google fom yang dibagikan oleh Bu Aam sang moderator. 

    Sesi tanya jawab menjadi sesi yang tidak kalah ramainya. Rasa keingintauan yang tinggi disertai ingin bisa yang mendorong peserta berebutan bertanya. Begitu pula tantangan yang diberikan Prof Eko mendapatkan sambutan yang luar biasa dengan peserta yang lebih dari yang di targetkan yaitu 50 peserta. 

     Akhirnya rasa terimakasih yang sebesar besarnya kepada narasumber malam ini atas ilmu dan motivasinya kepada kita semua, hingga saya memberanikan diri ikut tantangan beliau.. Trimakasih juga kepada Bu Aam yang sudah mengantarkan kita kepada materi yang sangat luar biasa, sehingga membuat kita terinspirasi untuk menerbitkan karya berupa buku.
Trimakasih



Rabu, 18 Januari 2023

KELOMPOK BELAJAR MENULIS NUSANTARA 28 KE 5

 

 KELOMPOK BELAJAR MENULIS NUSANTARA 28 KE 5


                                BUAH DARI MENULIS

Oleh                    : Soelistijani
Resume               : 8
Gelombang -       :28
Tanggal              : 16 januari 2023
Tema                   : Blog Sebagai Media pembelajaran
Nara Sumber      : Dail Ma'ruf M.Pd
Moderator           :  Purbaniasita KS,S.Pd  


     Rabu, 18 Januari 2023 sampailah pada pertemuan ke -5. Tema kita kali ini adalah BLOG sebagai Media Pembelajaran. Dengan narasumber Bapak Dail Ma'ruf dan moderator Ibu Purbaniasita KS,S.Pd.
Materi yang sangat menarik bagi saya karena terkait dengan keseharian kita sebagai guru. Media pembelajaran sangat penting dan mendukung terhadap kesuksesan kegiatan belajar mengajar.
     
     Moderator menyambut narasumber dengan membacakan pantun.
Pagi hari makan kelapa
Rasanya enak bikin ketawa
Kita disini telah berjumpa
Untuk acara yang istimewa
Pantun kedua
Wanita jelita menjadi biduan
Bingung sejenak cari alamat
Selamat datang puan dan tuan
Semoga acara ini membawa manfaat

     Selesai pantun kedua dibacakan narasumber datang. Setelah menanyakan kabar, moderator mengantarkan kita pada materi dengan memberikan 3 pertanyaan mendasat
1. Apa sih blog itu?
2. Kegunaanya untuk apa?
3. Apakah blog bisa digunakan untuk Media Pembelajaran?
 
Pertemuan pada malam ini dibagi menjadi 4 sesi
1. Pembukaan
2. Pemaparan Materi
4. Penutup


BLOG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN
A. Apakah Blog itu? 
     a. Kata BLOG berasal dari kata weblog yang diperkenalkan pertama kali pada tahun 1998 oleh Jhon           Bharger
     b. Barger memberi nama weblog untuk mengkhususkan istilah webside yang bersifat pribadi dan                  sering diperbaharui dari waktu kewaktu
     c. Dengan kata lain  blog adalah website yang bersifat personal yang memuat opini personal dan hal               hal lain untuk mengaktualisasikan diri dan mengabarkanya pada komunitas global

     Sebelum melanjutkan ke materi berikutnya Pak Dail Ma'ruf menceritakan pengalaman waktu gabung di KBMN 20. 1,5 tahun yang lalu belum punya blog. Dengan semangat yang membara akhirnya langsung japri OM Jay minta arahan untuk membuat Blog. Itulah motivasi yang diberikan kepada kami, bahwa untuk bisa menggapai sesuatu butuh perjuangan dan  proses yang panjang.

     Jangan minder dan putus asa begitu ungkapnya, dengan niat dan tekad dibarengi dengan ketahanbantingan  insya Allah akan hasil. Beliau mengingatkan pepatan MAN JADDA WAJADA. atau THERE ARE A WANT THERE A RE A WAY. 

     Siapa 5 bloger terkenal di Indonesia?
1. Herman Yudiono
2. Raditya Rika
3. Sugeng Riyadi
4. Carolina Putri
5. Dani Rachmat
Dan ternyata dari bloger juga bisa menjadi kaya, ini dibuktikan dengan penghasilan bloger Herman Yudiono senilai 21 juta/bulan. narasumber juga meng kuratori 10 buku selam Tahun 2022

Apa saja jenis blog?
1. Blog pendidikanbiasanya ditulis oleh pelajar atau guru
2. Blog Sastra
3. Blog pribagi atau buku harian online
4. Blog bertopik
5. Blog Kesehatan
6. Blog politik
7. Blog Perjalanan
8. Blog Riset
9. Blog Hukum
10. blog Media
11. Blog Agama
12. Blog Bisnis

Lima manfaat Blog bagi pendidikan
1. Blog sebagai wahana rumah belajar
2. Blog dapat meringankan beban dan tugas guru
3. Blog dapat meningkatkan minat belajar pada siswa
4. Blog bisa di akses siapa saja
5. Blog dapat menjadi media silaturahmi



     Doktor Wijaya Kusuma Bloger KBMN membuktikan bahwa prestasi murid mengalami peningkatan,penerapan media blog dapat diterapkan disemua pelajaran, dan juga pada semua jenjang, selain itu juga dapat meningkatkan menulis dan literasi siswa.
Guru besar kita Om Jay malah mendapat berkah kehidupan karena mistiqomah menulis di blog. Bahkan jadi doktor pun dengan judul, Peran Blog Kolaborasi dalam meningkatkan prestasi belajar murid. Menurut Mayor Nani kebtia pembelajaran dan memberikan tugas juga menggunakan blog

      
    Materi kali ini sangat padat dan berbobot, sangat memberikan wawasan kepada saya. Trimakasih kepada Bapak Dail Ma'ruf. Ilmu yang sangat luar biasa. Tak lupa juga moderator yang sangat antusias sehingga mampu membawa peserta tetap semangat meski mata lelah sudah nggak kuat. 

   Pada sesi tanya jawab ada sekitar 50 pertanyaan dari peserta, keingintahuan dan antusiaame peserta sangat terlihat sekali dan ini menandakan semangat yang masih terus berkobar. Tepat pukul 21.38 akhirnya pertemuan ditutup oleh moderator . Tuntas sudah pertemuan ke lima KBMN 28. Trimakasih ilmunya Bapak Dail Ma'ruf, semoga mennjadi ilmu jariyah. 
 Trimakasih



Senin, 16 Januari 2023

 KELOMPOK BELAJAR MENULIS NUSANTARA  28  KE 4

     MENGUKIR PENA 

16  Januari 2023
Oleh Soelistijani
Resume - 4
Gelombang - 28
Tanggal 16 januari 2023
Tema : Menulis Buku dari Karya Ilmiah
Nara Sumber : Eko Daryono,S.Pd
Moderator : Nur Dwi Yanti,S.Pd   

 

    Menunggu dengan penuh rindu dan haru,.Iya Kelompok Belajar Menulis Nusantara 28 ke 4 itulah yang kutunggu . Tema kali ini Menulis Buku dari Karya Ilmiah. Dengan narasumber Bapak Eko Daryono,S.Pd dan moderator Ibu Nur Dwi Yanti. S.Pd. 
     Acara dibuka dengan memberikan semangat yang membara bagi kita peserta yang sedari tadi sudah setia menunggu di depan laptop masing masing. Satu pesan yang disampaikan oleh moderator yang sangat menginspirasi bagi saya adalah kutipan dari motivator terkenal yaitu John Maxwell  yaitu  passion sebagai “the fuel for will’ atau bahan bakar untuk kemauan. Dalam artian passion mengubah “keharusan” menjadi “kemauan”. Jadi ketika kita sangat menginginkan sesuatu, kita akan menemukan tekad untuk melakukannya dan tidak akan berhenti sampai benar-benar mencapainya. Sentuhan yang begitu dalam bagi saya sebagai penulis pemula untuk terus bersemangat dan terus berusaha belajar sampai benar benar bisa.
     Narasumber kita kali ini adalah Mr. Yons  ungkap moderator. Beliau sosok guru yang bersahaja yang tergerak dan menggerakan dan membawa dampak bagi dirinya serta lingkungan. Selain sebagai pengajar, juga sebagai penulis, narasumber serta memiliki prestasi yang luar biasa.
    Sebelum masuk materi kita diminta untuk mengenal sosok beliau lewat sebuah tautan. Sekilas dari biografi beliau sangat luar biasa sekali karya yang banyak, pengalaman berorganisasi dan beliau selain sebagai penulis juga sebagi motivator, editor narasumber baik workshop maupun seminar.
    Apa itu KTI? Narasumber menyampaikan KTI dalam Peraturan Kepala LIPI Nomor 2, Tahun 2014 tulisan hasil litbang dan/atau tinjauan, ulasan (review), kajian, dan pemikiran sistematis yang dituangkan oleh perseorangan atau kelompok yang memenuhi kaidah ilmiah
     Apa sajakah yang termasuk KTI?
 

Secara umum KTI ada dua yaitu KTI Non buku dan KTI Buku
KTI non buku antara lain
 

1. KTI bidang akademis untuk mendapatkan gelar : tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi
2. KTI hasil penelitian : PTK, PTS, best practice, makalah, artikel, jurnal
3. 4. KTI berupa ulasan atau resensi.
 

KTI yang berupa buku anatara lain,  

1. Buku Bahan Ajar : diktat, modul, buku ajar, buku referensi
2. Buku Pengayaan : monografi, buku teks, buku pegangan, buku panduan
3. Buku kompilasi : bunga rampai, prosiding
 

     Bagaimana cara mengkonversi KTI menjadi buku?

                    1. Memodifikasi Judul 

                        Judul KTI umumnya mengandung unsur : variabel penelitian, objek penelitian, dan                                seting                         penelitian (baik tempat maupun waktu).Judul buku hasil konversi                            seperti judul buku-buku yang punya daya tarik dan daya jual harus menarik, unik,                                    mudah diingat, dan mencerminkan isi buku. Kemenarikan judul buku sifatnya subjektif.

                2. Memodifikasi sistematika dan gaya penulisan
                    KTI Nonbuku yang berupa laporan hasil penelitian umumnya ditulis dengan sistematika                        dan penomoran yang baku seperti yang telah saya uraikan di atas.

                    Nah, pada saat laporan tersebut dikonversi menjadi buku, maka harus dimodifikasi gayanya                     sesuai dengan gaya penulisan buku. Tidak tampak lagi adanya sub bab-sub bab yang                                membuat isi buku seolah-olah terpisah-pisah

                3. Modifikasi Bab I

                     Bab I yang biasanya Pendahuluan boleh tetap dipertahankan judulnya dengan                                         Pendahuluan , boleh Pembuka atau kata lain yang menggambarkan kemenarikan                                      Pada konversi PTK yang saya buat, saya rubah pendahuluan dengan FENOMENA                                 PEMBELAJARAN TIK yang tentunya berisi mengenai fenomena sebagaimana isi poin                         latar belakang dalam naskah laporan aslinya ditambah dengan fenomena kekinian agar                             pentingnya isi buku dapat ditonjolkan sejak awal sehingga pembaca merasa tertarik untuk                      membaca keseluruhan isi buku

                4. Modifikasi Bab II

                     

                        Susunan bab dan sub bab di atas saya rubah dalam gaya penulisan buku sehingga                                     menjadi beberapa bab, yaitu :

5. Memodifikasi Bab III

                        Substansi bab 3 sebenarnya lebih terfokus pada metode, teknik pengumpulan data                                     (instrumen) serta analisis data. Jika berupa PTK berisi langkah-langkah tindakannya

                         Ada beberapa alternatif yang dapat diterapkan. Benar-benar menghilangkan bab III,                                 menginclude bab 3 di bab 2 atau menarasikan bab 3 di awal bab pembahasan

                Menghilangkan bab 3 maksudnya keseluruhan isi bab 3 dihilangkan, sebab bunyi bab 3                 sebenarnya bisa dicermati dari isi pembahasannya

 

                Menginclude bab 3 di bab 2 maksudnya konsep pokok terpenting dari bab 3 digabung                    dalam bab 3.

                         Misal dari contoh ini, langkah-langkah tindakan saya include di Bab V dengan sub                                 Tahapan Penerapan Every One is Teacher Here Menggunakan Model Tindakan Kelas    

                          Menarasikan bab 3 di awal bab pembahasan maksudnya menyampaikan substansi isi                             bab 3 sebagai awal pembahasan

    6. Modifikasi Bab IV

                             Bagian ini sejatinya merupakan bagian inti isi buku, sesuai dengan judul buku. Bab                                 IV tidak lagi menggunakan judul Hasil Penelitian dan Pembahasan, namun                                             disesuaikan dengan konteks buku. Judul buku menjadi pilihan sebagai judul Bab IV

7. Modifikasi Bab V

                         Pada laporan hasil penelitian, bab V biasanya diberi judul PENUTUP. Judul tersebut                             dapat dipertahankan.

      Hanya saja, isi bab tidak hanya simpulan dan rekomendasi (saran) saja, namun                 ditambahkan temuan yang terkait dengan hasil penelitian 
.
     Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan saat mengkonversi KTI menjadi buku
1. Keaslian laporan hasil penelitian. Tindakan Plagiat tidak dibenarkan terlebih karya             seperti PTK kadang tidak dicek keasliannya. Namun saat diterbitkan jadi buku, maka         penulis harus yakin betul bahwa karya yang akan diterbitkan memang oroginal punya         penulis sendiri
2`. Menghindari kompilasi yang terlalu banyak.
3.  Memilah dan memilih data yang dipublikasikan. Data matang saja yang disajikan agar         buku berbobot dan tidak bombastis
4.  Modifikasi bahasa buku
5.  Hindari pengambilan sumber kutipan berantai atau pendapat yang kurang dapat                 dipertanggung jawabkan secara ilmiah.
6. Wajib menuliskan semua daftar Pustaka yang dipakai sebagai rujukan dalam buku untuk      mendukung keabsahan buku.
7.  Memperhatikan kaidah penyusunan buku ber-ISBN khususnya jika akan dinilaikan             untuk KP sesuai Buku 4 PKB

                           Jujur materi kali ini luarbiasa menguras pikiran, materinya berat berbobot dan                                    berisi. Tidak ada satupun yang tidak penting, semuanya penting dan sangat berharga.                                Satu jam serasa singkat bagi saya, butuh membaca lagi point point yang sudah                                          tersampaikan diatas.

 



                             Sesi terakhir pada pertemua kali ini adalah tanya jawab. Banyak pertanyaan yang                                disampaikan  oleh peserta. Semua pertanyaan juga berbobot dan berisi. 
                    1.There dari tim solid
                        Maaf tadi disampaikan oleh Mr. Yons
                      Dalam contoh yang saya berikan, Bab VI Strategi Tim Quiz Dalam                                                          Pembelajaran TIK
                      Bab VI atau Bab VI?
                      Hanya saja, isi bab tidak hanya simpulan dan rekomendasi (saran) saja, namun                                      ditambahkan temuan yang terkait dengan hasil penelitian.
                      Tolong contoh konkrit dari kalimat diatas Mr. Yons?
                    Jawaban : Misal modifikasi PTK saya, bab VI : Pembelajaran TIK dengan penerapan                             strategi Tim  Quiz mampu menciptakan iklim belajar yang aktif, interaktif,                                               kolaboratif serta dapat  membangkitkan semangat belajar Strategi Tim Quiz yang                                     diterapkan dapat berhasil   jika ada dukungan .Sebaliknya jika dukungan tersebut kurang                         optimal maka capaian  yang diharapkan dari Strategi Tim Quiz
                             
                    Trimakasih kepada narasumber Bapak Eko Daryono S.Pd ilmunya sangat luarbiasa,                                 semoga ilmunya bisa kami aplikasikan dan juga moderator ibu Nur Dwi Yanti yang sangat                     atraktif dan penuh motivasi kepada kami




LOMBA BLOG RAMADHAN DAY - 3

 LBR DAY -3  Sabtu, 25 Maret 2023 RAMADHAN SYAHRUL QUR'AN شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَ بَيِّنَ...