Rabu, 08 Maret 2023

KELAS BEAJAR MENULIS NUSANTARA 28 KE 26

 KBMN 28 KE 26

Rabu, 8 Maret 2023


 

Oleh    : Soelistijani
Resume ke : 26
Gelmbang : 28
Tanggal : 8 Maret 2023
Tema : Menjadi Penulis Buku Mayor
Narasumber : Joko Irawan Mumpuni
Moderator : Raliyanti

Alhamdulillahirobbil'alamin, Syukur tiada tara kehadirat Allah SWT yang sudah memberikan kemudahan dan kelancaran hingga sampai pada pertemuan ke 26. Dari 26 sesi yang saya ikuti ada 2 resume yang belum saya selesaikan karena adanya kesibukan lain yang bersamaan. Semoga saya bisa segera menyelesaikan. Semangattt.

Narasumber kali ini Bapak Joko Irawan Mumpuni dengan moderator Ibu Raliyanti.

Acara dimulai dengan pembukaan moderator sebagai berkut

Bapak ibu hebat senusantara.Tema pelatihan malam ini benar2 sangat menarik yaitu MENJADI PENULIS BUKU MAYOR. Tentunya banyak yg ingin tahu tentang penerbit mayor dan bagaimana caranya agar naskah kita bisa tembus ke sana.

Dan di sini KBMN PGRI menghadirkan seorang narasumber yang benar2 "mumpuni" bukan hanya namanya saja tapi juga pengetahuan dan profesinya di bidang penerbitan khususnya penerbit mayor.

Beliau adalah Bapak Joko Irawan Mumpuni, Direktur Penerbitan dari Penerbit Andi Yogyakarta. Beliau juga tercatat sebagai anggota Dewan Pertimbangan IKAPI DIY, penulis buku bersertifikat BSNP dan Asesor BNSP.

Setelah menyapa peserta beliau menyampaikan  



Saya senang malam hari ini bisa ketemu dengan teman2 semua digrup ini untuk kita dapat belajar bersama-sama bagaimana dapat membuat tulisan yang berguna bagi siapapun yang membacanya.  Jadi pada malam hari ini saya didaulat untuk berbagi pengalaman dalam acara: sharing malam hari ini.

Sebelum pemaparan saya mulai, saya akan meluruskan dulu dari judul sharing kita malam ini. Istilah BUKU MAYOR adalah kurang tepat yang tepat adalah PENERBIT MAYOR.

Setiap penulis mempunyai impian kalau bukunya bisa diterbitkan oleh PENERBIT MAYOR.

Syarat menjadi penerbit mayor salah satunya adalah harus sudah memiliki judul terbitan buku puluhan ribu judul dan tiap tahunnya harus menerbitkan ratusan judul secara konsiaten.

Mari kita mulai dari tayangan slide yang pertama


Penerbit adalah  Industri kreatif yang didalamnya ada kolabarasi insan2 kreatif : 

1. Penulis 

2. Editor 

3.  Layouter 

4.  Ilustrator 

5. Desain grafis..

Ini adalah bagian dari industri kreatif penerbitan cetak, saat ini dan mendatang akan bertambah insan2 kreatif bidang lain yang akan bergabung seiring dengan perkembangan dunia penerbitan yang kini sudah mengarah pada Publisher 5,0. yang memanfaatkan teknologi IT untuk menerbitkan karya2 kreatif.

Ada jenis2 buku didunia ini, biasanya klasifikasi jenis buku digambar dengan grafis yang mirip sirip ikan seperti ini:


Dua kategori besar jenis buku adalah 

1. buku Teks (buku sekolah-kampus) dan 

2. buku Non Teks (buku-buku populer).

 Buku sekolah disebut buku pelajaran sedangkan kampus disebuat buku Perti (perguruan tinggi). 

Buku Nonteks  dibagi dua lagi menjadi 

1. buku Fiski dan

2.  Non Fiksi. Sehingga grafisnya akan tergambar seperti ini:



Sekarang mari kita lihat grafis2 hasil survei yang menggambarkan dunia perbukuan di Indonesia..














Coba lihat dan amati dengan jeli grafik2 tersebut.

Itulah gambaran perbukuan di Indonesia yang dapat teman2 pakai sebagai dasar atau inspirasi penulisan buku.

Sekarang mari kita lihat contoh2 buku yang telah terbit












Nah itu tadi gambar2 cover buku yang telah terbit dengan caption2 penjelasannya. Sekarang kita cek pada diri kita masing2 kita pada leval mana terkait dengan tulis menulis.. perhatikan gambar sebb:




Teman2, industri penerbitan bila digambar utuh lengkap maka ekosistemnya seperti ini:







Tingkat literasi bangsa ini sampai saat ini masih banyak dikeluhkan banyak pihak akibat rendahnya tingkat litersai dibanding negara lain sekawasan. Inilah sebabnya:


Salah satu cirinya adalah mudah percaya pada HOAX atau berita bohong

Selanjutnya kita akan segera masuk dalam bahsan bagaimana proses penerbitan mulai dari  memasukan/mengirinmkan naskah buku ke penerbit hingga buku itu terbit dan beredar. inilah gambarnya.. rumit ya..


Stelah teman2 tahu proses bagaimana naskah buku dari awal sampai beredar dipasaran, kita saatnya mengetahui  Penerbit yang baik point pointnya adalah

1. Memiliki visi dan misi yang jelas

2. Memiliki Basines core 

3. Pengalaman penerbit

4. Jaringan pemasaran

5. Mmemiliki percetakan sendiri

6. Keberanian mencetak jumlah eksemplar

7. Kejujuran dalam pembayaran royalti



Nah sekarang mengapa kita harus menulis? Apa sih yang didapatkan ketika penulis tersebut sudah berhasil menerbitkan buku secara profesional dan diterbitkan oleh penerbit yang bereputasi.. ini yang akan didapatkan:





Menariknya ada  penulis kami yg secara rutin tiap 6 bulan  sekali menerima royalty sampai ratusan juta rupiah secara rutin..

Pertanyaan besar yang sering muncul adalah apa kriteria gar naskah buku dapat diterima oleh penerbit untuk dapat diterbitkan. Karena tidak semua naskah dapat diterima. Sebagai contoh penerbit ANDI itu tiap bulan menerima naskah masuk bisa sampai 500 nasakah. Namun yang diterima untuk diterbitkan hanya 50 Judul saja. Inilah kriteria penilaiannya:



Pasti sekarang ada yang bertanya 'lalu apa yang diaksut dengan tema populer bagaimana cara menilainya?'tenatunya jawabnya dengan data. Salah satu data yang kami pakai adalah trend dari google trend. contohnya:



Apakah buku yang membahas/tema tentang BATU AKIK akan diterima.. lihat gambar ini:


Tema tentang BATU AKIK ternyata sudah tidak menjadi trend lagi.  jadi kalau ada naskah buku masuk bertema BATU AKIK saat ini pasti akan ditolak.

Lalu bagaimana dengan tema yang lain:

Pemasaran misalnya:

Baguskan pasarnya tidak pernah mengalami titik nadir dan kemudian hilang dari minat masyarakat..





Namun ternyata judul Pemasaran akan lebih menarik minat jika diganti judul dengan 'Marketing







Ini adalah hasil untuk Prof, Jogiyanto. nah.. bagaimana dengan hasilnya bila nama teman2 dimasukan Penerbit ANDI memiliki syarat minimal jumlah sitasi 2000 agar nasakah bisa diterima





Reputasi penulis ternyata sangat berpengaruh ya. Maka ketika Prof.Eko Indrajit ada program nulis bareng dengan guru, semua Penerbit Andi terima. Mengapa? Disana tercantum nama Prof.EkoJi sebagai salah satu penulisnya.

Teman2 pertanyaan lain yang sering muncul adalah: bagaimana cara menentukan jumlah cetak atau oplah. Perhatikan gambar berikut ini ada 4 kwadran:

Penerbiat akan sangat berhati hati jika ada buku-buku yang bertema memiliki Pasar sempit dan Lifecicly pendek, namun penerbit akan senang dengan tema2 buku yang memiliki LifeCycle panjang dan market lebar..



Masalah Selingkung ini juga banyak ditanyakan 'Penerbit bapak pakai kga selingkung apa?'jawabnya kami pakai gaya selingkung apapun yang dipakai penulis:

Salah satu buku yang pakai selingkung Vancouver Sty


 Penulis ada dua, yaitu  idealis atau industrialis
Ciri cirinya sebagai berikut :





Mana yang lebih baik? dua-duanya baik bagi penerbit. Sehingga penerbit akan memakai kombinasinya:





Jadi penerbit akan menerima naskah buku yang memiliki pangsa pasar yang luas.










Materi yang sangat luar biasa. Semoga bisa mengaplikasikan. Trimakasih 
Salam Literasi

Sabtu, 04 Maret 2023

PUISI KEMAREN

 



KALA MATA TERPEJAM

ANGAN MELAYANG HADIRKAN ANGAN

PIKIRAN MELAJU MENJELAJAH MASA

WAKTU TELAH BERJALAN HADIRKAN CERITA


KEMAREN

WAKTU YANG SUDAH  ALLAH HADIRKAN

PENUH SEGALA RASA DAN BAHAGIA

SYUKUR ITU YANG AKAN MEMBAWA BAHAGIA

PUISI GEMBIRA

 




Matahari bersinar dengan teriknya

Burung berkicau riang gembira

Awan berarak berbaris manja

Datangkan rasa tebarkan pesona


Hati berbisik penuh cerita

Kaki melangkah dengan penuh asa

Semangat menyala penuh rona

Datangkan hari penuh makna


PANTUN

 


PANTUN



Buah manggis buah kenari

Buah mangga di belantara

Mari menulis setiap hari

Agar bahagia dihari tua


Burung dara terbang ke angkasa

Burung nuri diatas jerami

Mari berdoa sepanjang masa

Agar hari terus bersemi


Hujan gerimis dipagi buta

Panas terik disiang hari

Mari menulis sepanjang masa

Agar wajah terus berseri


Ikan teri dimasak gulai

Ditaburi daun kemangi

Mari mengaji setiap hari

Agar hari penuh dengan energi


Beli duku di kala sehat

Beli udang di pasar barat

Belajar ilmu sepanjang hayat

Agar jadi orang yang taat

Jumat, 03 Maret 2023

KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA 28 KE 24

KBMN 28 KE 24
Jum'at, 3 Pebruari 2023



MENULIS BIOGRAFI

Oleh  :  Soelistijani
Resume ke : 24
Gelmbang : 28
Tanggal : 3 Maret 2023
Tema : Menulis Biografi
Narasumber : Lely Suryani,S.Pd,SD
Moderator : Muliadi,M.Pd

Alahamdulillahirobbil'alamin akhirnya sampai pada pertemuan ke 24. Tema yang akan dibahas adalah Menulis Biografi. Dengan Narasumber Ibu Lely Suryani dan Moderator Bapak Muliadi,M.Pd.

Bu Lely Suryani, S.Pd.SD adalah narasumber kita malam ini, beliau lahir di Banjarnegara.
Saat ini beliau bekerja di SD Negeri 1 Gumelem Kulon Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara     Jawa Tengah.  Beliau lulusan guru penggerak angkatan 5                            

Utuk memanfaatkan waktu dengan efisen, pertemuan dibagi menjadi 4 sesi acara 
1. Pembukaan
2. Sajian materi
3. Tanya jawab
4. Penutup

Sebelum masuk pada materi kita diminta untuk membaca biografi narasumber terlebih dahulu. Banyak karya dan kegiatan yang sudah beliau lakukan.
Inilah beberapa karya beliau
1. Buku Solo


Judul : Perjalanan Menembus Langit Cinta dan Cita

              ( Autobiografi Lely Suryani ) 




2 Editor 

   Judul : KISAH OM JAY 50 TAHUN MENJADI MANUSIA

         ( Kumpulan Karya - Karya Terbaik OM JAY  / Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd )



Dan masih banyak kegiatan yang beliau lakukan terkait dengan aktivitas menulis.

 Lanjut pada materi ya?
Apa itu Biografi?
Biografi adalah sebuah narasi atau cerita yang berisi kisah kehidupan seseorang, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia. Biografi dapat berisi informasi mengenai latar belakang, masa kecil, pendidikan, pekerjaan, pengalaman hidup, dan pencapaian seseorang selama hidupnya. Biografi dapat ditulis dalam bentuk buku, artikel, atau bahkan film dokumenter. Biografi biasanya ditulis oleh seorang penulis atau biografer yang melakukan riset dan wawancara dengan orang yang menjadi objek biografi dan sumber-sumber lainnya untuk memperoleh informasi yang akurat dan lengkap tentang kehidupan orang tersebut.

 Tuujuan menulis biografi di antaranya adalah :

1. Menginspirasi dan memberikan motivasi
Biografi sering kali dijadikan sebagai bahan bacaan yang menginspirasi dan memberikan motivasi bagi pembaca. Kisah sukses dan pengalaman hidup seseorang yang terdapat dalam biografi dapat menjadi contoh bagi pembaca untuk mengatasi rintangan dan mencapai tujuan hidup mereka sendiri.

2. Merekam sejarah
Biografi dapat menjadi sumber informasi sejarah yang berharga untuk generasi mendatang. Dengan menulis biografi, seseorang dapat merekam kisah hidup orang-orang yang telah berjasa atau mempunyai pengaruh pada masa lampau. Biografi juga dapat merekam suatu periode atau kejadian dalam sejarah.
3. Memberikan wawasan
Biografi dapat memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih baik tentang seseorang yang menjadi objek biografi. Dengan memahami lebih dalam tentang latar belakang dan pengalaman hidup orang tersebut, pembaca dapat mendapatkan wawasan baru tentang kehidupan dan dunia.

4. Mengabadikan warisan
Biografi dapat dijadikan sebagai cara untuk mengabadikan warisan seseorang. Biografi dapat membantu memperkenalkan seseorang pada generasi mendatang dan membuat mereka tidak terlupakan.

Apa saja  langkah  untuk menulis biografi ?

1. Lakukan riset tentang orang yang ingin Anda tulis biografinya
 Kumpulkan informasi tentang latar belakang, kehidupan awal, pendidikan, karier, pencapaian, dan pengalaman hidup yang menarik. Sumber informasi dapat mencakup wawancara dengan keluarga atau teman dekat, surat, artikel berita, buku, dan sumber-sumber online.

2. Buat kerangka atau outline untuk biografi
Buatlah daftar peristiwa dan pengalaman penting dalam hidup orang tersebut untuk membantu Anda mengorganisasi informasi.

3. Tulis pengantar atau pendahuluan yang menarik untuk menarik perhatian pembaca. 
Pendahuluan harus memberikan gambaran singkat tentang siapa orang tersebut dan mengapa hidupnya layak untuk ditulis biografinya.

4. Mulai menulis biografi dengan menyelesaikan bagian-bagian yang paling menarik dan relevan. Pastikan untuk memasukkan detail yang menarik dan membuat cerita hidup orang tersebut menjadi hidup.

5. Organisir konten biografi dalam urutan kronologis, dimulai dari masa kanak-kanak, kemudian ke masa remaja, dewasa awal, dan seterusnya.

6. Gunakan gaya bahasa yang mudah dimengerti dan tetap konsisten dengan tema biografi.

7. Berikan gambaran yang jelas tentang perjuangan dan rintangan yang dihadapi, kesulitan dan kegagalan yang dialami, serta keberhasilan dan kebahagiaan yang diraih.

8. Jangan lupa untuk menyertakan kutipan atau kata-kata orang tersebut yang menarik atau menggambarkan kepribadiannya.

9. Revisi dan edit biografi secara teratur. Pastikan kesalahan gramatikal dan fakta yang salah dikoreksi.

10. Akhiri biografi dengan kesimpulan yang merangkum hidup orang tersebut dan dampaknya pada dunia atau masyarakat.

 Apa Autobiografi?
Autobiografi adalah kisah atau narasi yang ditulis oleh seseorang tentang hidupnya sendiri, pengalaman-pengalaman penting, dan peristiwa-peristiwa yang memengaruhi kehidupannya. Autobiografi biasanya ditulis dalam sudut pandang orang pertama dan menceritakan sejarah hidup dari awal hingga saat ini. Autobiografi dapat mencakup berbagai topik seperti keluarga, pendidikan, pekerjaan, pernikahan, perjalanan, dan banyak lagi. Autobiografi dapat membantu pembaca memahami pengalaman dan pandangan hidup penulis, dan dapat memberikan wawasan tentang kehidupan dan peristiwa sejarah.

Apa tujuan menulis autobiografi?

Tujuan utama menulis autobiografi adalah 
1.  Membagikan kisah hidup dan pengalaman pribadi seseorang dengan pembaca. Beberapa tujuan khusus dari menulis autobiografi dapat meliputi:

2. Meningkatkan pemahaman diri: 
Menulis autobiografi dapat membantu seseorang memahami dirinya sendiri lebih baik dengan merefleksikan peristiwa penting dalam hidup mereka dan menghubungkan pola-pola dalam pengalaman hidup.

3. Menjaga kenangan: Autobiografi juga dapat berfungsi sebagai catatan kenangan bagi penulis dan keluarga mereka, dan dapat membantu mempertahankan warisan keluarga

4. Memberikan inspirasi: Autobiografi dapat menjadi sumber inspirasi bagi pembaca, terutama bagi orang yang mengalami situasi serupa atau menghadapi kesulitan dalam hidup.

5. Memberikan wawasan: Autobiografi dapat memberikan wawasan tentang sejarah, budaya, dan lingkungan sosial di mana penulis hidup dan bekerja, sehingga dapat membantu pembaca memahami kondisi dan konteks kehidupan penulis.

6. Membangun identitas dan citra publik: Autobiografi juga dapat membantu seseorang membangun identitas dan citra publik mereka, baik dalam konteks pribadi maupun profesional.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diikuti dalam menulis autobiografi:

1. Lakukan riset dan persiapan: Mulailah dengan membuat daftar peristiwa penting dalam hidup anda, tempat-tempat yang anda kunjungi, orang-orang yang anda temui, dan pengalaman-pengalaman lain yang mungkin anda ingin masukkan dalam autobiografi anda. Lakukan riset tentang masa lalu anda, termasuk sejarah keluarga, lingkungan sosial, dan kebudayaan saat itu.

2. Tentukan gaya dan fokus: Setelah anda mengetahui gambaran besar dari hidup anda, tentukan gaya dan fokus untuk autobiografi anda. Anda dapat memilih untuk menulis dalam gaya naratif atau reflektif, dan memilih fokus seperti karier, keluarga, atau perjalanan.

3. Buat kerangka cerita: Buat kerangka cerita untuk autobiografi anda dengan memilih peristiwa penting dan menempatkannya dalam urutan kronologis atau non-kronologis.

3. Tulis draf pertama: Mulailah menulis draf pertama dari autobiografi anda berdasarkan kerangka cerita yang sudah dibuat. Jangan khawatir tentang detail atau kesalahan, hanya tulis dengan lancar.

4. Edit dan revisi: Setelah menyelesaikan draf pertama, edit dan revisi autobiografi anda dengan memperbaiki kesalahan, menambahkan detail dan pengalaman baru, dan memperbaiki struktur dan narasi.

5. Beri judul dan bagikan: Setelah menyelesaikan revisi terakhir, berikan judul untuk autobiografi anda. Jika ingin dibagikan dengan orang lain, pertimbangkan untuk mencetak atau menerbitkan secara online untuk dapat dibaca oleh publik.

Ingatlah bahwa menulis autobiografi dapat memakan waktu, dan dapat melibatkan emosi yang kuat. Oleh karena itu, pastikan untuk meluangkan waktu yang cukup dan mempersiapkan diri secara emosional untuk menulis autobiografi yang baik dan berarti.

Demikianlah materi pada malam ini sangat jelas dan lengkap. Sangat bermanfaat semoga segera bisa mengaplikasikanya. Trimakasih Bu Lely Suryani dan Bapak Muliadi. 

Salam Literasi







Rabu, 01 Maret 2023

KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA 28 KE 23

 KBMN 28 KE 23

Rabu, 1 Maret 2023


MUDAHNYA MENERBITKAN BUKU

Oleh  :  Soelistijani
Resume ke : 23
Gelmbang : 28
Tanggal : 1 Maret 2023
Tema : Menerbitkan Buku Semakin Mudah di penerbit Indi
Narasumber : Raimundus Brian Prasetyawan,S.Pd
Moderator : Nur Dwi Yanti,S.Pd


Selamat malam, salam sejahtera, sehat selalu untuk TIM TSO, Narasumber kita serta para sahabat KBMN Gel. 28
Jumpa lagi kita di malam pertemuan yang ke-23 KBMN Gelombang 28.
Malam ini saya NDY akan membersamai kelas KBMN hingga pukul 21.00 WIB.
Adapun rangkaian acara malam ini:
1. Pembukaan
2. Pemaparan Materi oleh Narasumber
3. Tanya Jawab
4. Penutup

Begitulah Ibu Nur Dwi Yanti membuka acara pada malam hari ini. KBMN 28 pertemuan ke 23 akhirnya masih bisa saya ikuti dengan penuh antusias dan perjuangan. Betapa tidak, terkadang waktunya agenda KBMN ada saja hal hal yang membuat tidak maksimal, contohnya adanya acara mendadak yang tidak bisa ditunda serta adanya zoom yang kebetulan hujan sedang lebat lebatnya. Namun itulah proses yang harus saya lewati dan saya syukuri apapun itu adanya.

Materi kali ini sangat bagus, karena langsung tepat pada sasaran utama yaitu bagaimana kita bisa menerbitkan buku dengan mudah di penerbit Indi. Dengan narasumber Bapak Brian Prasetyawan,S.Pd

Sudahkah sahabat yang hebat menyusun draft buku solo? Sudahkah mengajukan buku solo kepada masing-masing mentor? Bagaimana proses hingga buku solo terbit dan memiliki ISBN atau QRCBN? Bagaimana menghubungi penerbit yang siap mencetak dan mempublikasikan?
Jangan panik jangan gundah Tema malam ini Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indi oleh Narasumber kita yang keren Bapak Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd,
Om Ian adalah panggilan akrab Tim TSO, usia muda memiliki segudang prestasi dan karya. Puluhan tulisannya sudah dimuat di berbagai media cetak. Sebagian besar dimuat di Tabloid Bola, Harian Bola, Tabloid Soccer. Ada juga yang dimuat di Harian Kompas, Kedaulatan Rakyat, Warta Kota, Media Indonesia, dan Majalah Hidup.

Kembali moderator Ibu Nur Dwi Yanti menggugah semangat kita semua dengan pertanyaan pertanyaan dan juga mengantarkan pada hadirnya narasumber muda hebat dan berprestasi.

Seperti yang kita ketahui, syarat pelatihan ini bukan 30 resume saja. Tapi juga menerbitkan buku solo
Sangat pas malam ini temanya adalah menerbitkan buku semakin mudah di Penerbit Indie
Materi malam ini disediakan agar bapak/ibu memiliki pandangan/wawasan menerbitkan buku
Agar saat menjalani proses penerbitan buku tidak mengalami pengalaman kurang menyenangkan
dan agar tidak menemui hambatan
Perlu dipahami, pada pelatihan ini bapak/ibu tidak berjalan sendiri dalam membuat buku solo. Bapak/ibu tidak menghubungi sendiri penerbitnya dan ikuti panduan/ketentuan dari penerbit tersebut
Disisi lain mungkin ini pengalaman pertama bapak/ibu membuat buku. Maka pertemuan malam ini membantu bapak/ibu agar bisa menjalani langkah menerbitkan buku
Dahulu ketika penerbit indie belum eksis seperti sekarang, kita hanya tahu bahwa penerbit buku yang ada itu hanya penerbit mayor seperti Gramedia, Grasindo, Erlangga, Elex media, Andi, dll.
Penerbit mayor menerapkan seleksi naskah, sehingga belum tentu naskah kita diterima.
Memang itu dilakukan agar penerbit mayor mendapat naskah yang benar-benar berkualitas dan diperkirakan akan laku dipasaran.
Tahap seleksi naskah menjadi tantangan untuk bisa menembus penerbit mayor. Penulis harus berjuang mencoba mengirim naskah ke beberapa penerbit hingga bisa diterima oleh suatu penerbit mayor. Penolakan naskah menjadi makanan sehari-hari penulis. Ketika naskah diterima pun proses penerbitannya sangat lama.
Penerbit Indie  menjawab rintangan-rintangan tersebut
1. Naskah pasti diterbitkan ✅
2. Proses penerbitan mudah dan cepat ✅
Menerbitkan di penerbit mayor bisa lebih dari setahun prosesnya
Kalau di penerbit Indie dalam hitungan bulan saja
Saya bukan bermaksud bahwa penerbit indie itu lebih baik. Indie maupun mayor punya kelebihan dan kekurangan. 
Maksud saya adalah menggunakan jasa penerbit indie maupun mayor perlu waktu yang tepat untuk penulis

Untuk penulis pemula yang baru pertama kali akan menerbitkan buku, bisa dicoba mengawali di penerbit indie. Jika bukunya cepat terbit akan menjaga semangat menulis.
Akan ada waktunya kita perlu merasa upgrade jika sudah sering menerbitkan di penerbit indie.
Tentu kita perlu tantangan lagi dalam menulis. Barulah penerbit mayor tepat untuk penulis yang ingin upgrade.
Beruntung di KBMN PGRI kita juga punya narasumber Prof. Eko Indrajit yang bisa membantu kita untuk tembus ke penerbit Mayor yaitu Penerbit Andi
Jadi begitulah penerbit Indie dan mayor saling mendukung untuk para penulis
Mari simak lebih lanjut ciri-ciri penerbit indie




Bagi penulis pemula  tentu penerbit indie menjadi solusi untuk bisa mewujudkan impian memiliki buku karya sendiri. 
Memang  kalau di penerbit indie, kita perlu keluar biaya-biaya untuk mendapat fasilitas  penerbitan, atau jika ingin cetak ulang.
Tapi itu memang konsekuensi dari penerbitan tanpa seleksi, sehingga biaya penerbitan menjadi tanggung jawab penulis untuk mendapat fasilitas penerbitan yang memuaskan.

Narasumber Pak Brian  sudah menerbitkan 3 buku solo. Semuanya di penerbit Indie







Sebagai tips, berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan penerbit indie
●      Biaya penerbitan
Fasilitas penerbitan yang di dapat penulis
Batas maksimal jumlah halaman
Ketentuan dan Biaya cetak ulang
Apakah dapat Master PDF
Jumlah buku yang didapat penulis

Saya disini membantu bapak/ibu menghubungkan ke penerbit yang sudah terpercaya dan terjamin kualitasnya




Hambatan yang pernah dialami peserta kbmn dalam menerbitkan buku yaitu:
- biaya mahal
- biaya murah bahkan gratis diawal, namun jadi mahal akhirnya
- ketidakjelasan nasib naskah setelah berbulan-bulan 
- ketentuan berubah2 tidak sesuai dengan di awal.
- ada ketentuan yang tidak disampaikan di awal
Adapun  daya tarik penerbit Indie adalah 
1. Biaya terjangkau, tidak perlu sampai jutaan rupiah
2. Jumlah maksimal halaman sangat banyak yaitu 280 hal A5. Jadi bapak/ibu tidak kena biaya                    tambahan halaman walaupun bukunya setebal 280 halaman A5.
3. Penerbit ini menjualkan buku terbitannya di tokopedia dan shopee
Pesan dari pak Brian, menerbitkan buku perlu waktu untuk proses terbit. Bukan seperti fotokopi yang sehari jadi
 Jadi kita sendiri yang harus menyiapkan dan mengupayakan sehingga buku yang kita harapkan terbit bisa selesai pada waktunya.
 Untuk buku  ISBN,waktunya bisa 3 bulan,  karena ISBN sekarang prosesnya ketat

Demikianlah paparan Narasumber malam ini, jelas, lugas dan gamblang. Semoga kemudahan kemudahan yang disuguhkan kepada kami memberikan semangat yang semakin berkobar untuk menerbitkan buku solo.
Trimakasih Pak Brian dan Bu Yanti.

Salam Literasi

LOMBA BLOG RAMADHAN DAY - 3

 LBR DAY -3  Sabtu, 25 Maret 2023 RAMADHAN SYAHRUL QUR'AN شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَ بَيِّنَ...